Jangan Kasih “Kunci Rumah” ke Hacker! Rahasia Bikin Kata Sandi Anti-Jebol
Halo, Sobat Siber! Lagi asyik scrolling tapi tiba-tiba kepikiran, “Akun aku aman nggak ya?” Tenang, kamu nggak sendirian. Tapi jujur deh, masalah keamanan digital itu seringnya bukan karena peretasnya yang terlalu jago, tapi karena kita yang terlalu “baik” kasih kunci rumah ke mereka lewat kata sandi yang gampang ditebak.
Fakta Miris: “123456” Masih Jadi Juara
Di tengah teknologi yang makin canggih, keamanan akun ternyata masih jadi titik lemah. Laporan terbaru dari NordPass menunjukkan fenomena unik sekaligus miris: kombinasi angka “123456” masih bertengger di peringkat pertama dengan lebih dari 21,6 juta pengguna di seluruh dunia! Disusul oleh kata legendaris seperti “admin” dan “password”.
Padahal, kenyataannya ngeri banget. Hacker zaman sekarang pakai program brute-force yang super cepat. Untuk membobol kata sandi populer tadi? Mereka cuma butuh waktu kurang dari 1 detik! Intinya: makin gampang kamu ingat, makin gampang hacker masuk.
Dampak Nyata yang Merugikan
Jangan sepelekan kata sandi lemah, karena dampaknya bisa bikin pusing tujuh keliling:
- Pengambilalihan Akun (Takeover): Akun kamu dipakai buat menipu teman atau keluarga (modus pinjam uang).
- Pencurian Identitas: Data pribadi kamu bisa dijual di dark web.
- Kerugian Finansial: Saldo e-wallet atau rekening bank bisa ludes dalam sekejap.
Rumus “Kombinasi Maut” agar Akun Aman
Untuk mengantisipasi hal tersebut, para ahli membagikan rumus khusus untuk menciptakan kata sandi yang kuat:
- Minimal 8 Karakter: Prinsipnya sederhana, semakin panjang kata sandi, semakin pusing hacker menebaknya.
- Gunakan Kombinasi Maut: Campurkan huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol unik (contoh: @, #, !, %).
- Hindari Data Pribadi: Jangan pernah gunakan tanggal lahir, nama hewan peliharaan, atau kata-kata umum yang ada di kamus.
Solusi Modern: Passphrase & 2FA
Sebagai langkah perlindungan maksimal, sekarang saatnya beralih dari kata sandi pendek ke Passphrase.
Passphrase adalah gabungan kata-kata unik yang panjang namun mudah diingat oleh pemiliknya. Sebagai contoh, daripada memakai Batman123! (yang masih tergolong lemah), lebih baik gunakan: SateAyamEnakSekali!45.
Terakhir, jangan lupa aktifkan fitur Two-Factor Authentication (2FA) sebagai lapis kedua keamanan. Dengan kombinasi Passphrase yang kuat dan 2FA yang aktif, aset digital Anda akan berada pada level perlindungan yang jauh lebih tinggi.
Yuk, ganti kata sandimu sekarang sebelum terlambat!
___________________________
Referensi
Perayaan Paskah 2026 di Gereja Getsemani Poltek SSN, Momentum Pembaruan Iman dan Kebersamaan
Keluarga besar Politeknik Siber dan Sandi Negara bersama Badan Siber dan Sandi Negara memperingati Hari Raya Paskah Tahun 2026 melalui ibadah bersama yang diselenggarakan pada Jumat (10/4/2026) di Gereja Getsemani Poltek SSN, Ciseeng. Perayaan ini diikuti oleh pejabat dan pegawai BSSN, civitas akademika Poltek SSN, para purnawirawan, serta Taruna dan Taruni Poltek SSN dalam suasana khidmat dan penuh sukacita.
Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi pembukaan ibadah yang terdiri dari votum, introitus, dan doa. Ibadah kemudian diisi dengan pujian jemaat, liturgi penderitaan dan penyaliban, serta liturgi kebangkitan dan pembaruan hidup. Suasana reflektif semakin terasa melalui penampilan fragmen drama Paskah yang menggambarkan perjalanan pengorbanan hingga kebangkitan Yesus Kristus, serta persembahan paduan suara dari Taruna dan Taruni Poltek SSN.

Ibadah juga diisi dengan khotbah dan renungan yang mengajak seluruh jemaat untuk memaknai kebangkitan Kristus sebagai sumber harapan dan pembaruan dalam kehidupan. Rangkaian ibadah ditutup dengan persembahan syukur, doa syafaat, serta lagu penutup yang menandai berakhirnya ibadah Paskah.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan acara ramah tamah yang diawali dengan sambutan Wakil Kepala BSSN menyampaikan bahwa perayaan Paskah tahun ini memiliki makna yang istimewa karena dilaksanakan di Gereja Getsemani Poltek SSN yang baru diresmikan pada Januari 2026. Kehadiran rumah ibadah ini diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan mental, karakter, dan spiritual bagi pegawai BSSN maupun Taruna Poltek SSN.
Lebih lanjut disampaikan bahwa nama “Getsemani” memiliki makna mendalam sebagai simbol kerendahan hati, ketaatan dalam doa, serta penyerahan diri kepada kehendak Tuhan. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi teladan bagi seluruh insan BSSN dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Perayaan Paskah tahun ini mengangkat tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita”, yang mengingatkan bahwa kebangkitan Kristus bukan sekadar peristiwa iman, tetapi juga panggilan untuk hidup dalam kebenaran, kasih, dan integritas. Momentum ini diharapkan dapat mendorong seluruh insan BSSN untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta memperkuat semangat pengabdian dalam menjaga keamanan siber dan persandian nasional.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan dan tali kasih kepada perwakilan gereja di wilayah Ciseeng, doa makan, serta foto bersama. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan makan siang bersama yang semakin mempererat kebersamaan keluarga besar BSSN dan Poltek SSN.
Melalui perayaan Paskah ini, diharapkan nilai-nilai kebangkitan, harapan, dan pembaruan kehidupan dapat terus menginspirasi seluruh insan BSSN dan Poltek SSN untuk memperkuat kebersamaan serta memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara.

Menelusuri Sejarah Persandian: Pembelajaran Taruna di Kota Tua dan Museum Sandi
Yogyakarta, 30–31 Maret 2026 –Taruna Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) mengikuti kegiatan Napak Tilas Persandian dalam rangka memperingati HUT ke-80 Persandian Republik Indonesia yang dilaksanakan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pembukaan dan pelepasan rombongan di Lapangan Dekso, Kulon Progo. Selanjutnya, para taruna menempuh rute napak tilas yang terbagi dalam beberapa titik pos. Setiap pos berfungsi untuk memastikan kesiapan peserta, mengatur alur perjalanan, serta memantau kondisi kesehatan dan keselamatan selama kegiatan berlangsung.
Dalam perjalanan tersebut, taruna mengikuti berbagai rangkaian aktivitas yang dirancang untuk membangun kekompakan, kedisiplinan, dan ketahanan fisik. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memahami secara langsung jalur dan lokasi yang memiliki keterkaitan dengan sejarah perjuangan persandian di Indonesia.
Kegiatan edukatif dilaksanakan melalui kunjungan ke Museum Sandi dan kawasan bersejarah Kota Baru di Yogyakarta. Pada kunjungan ke Museum Sandi, taruna mempelajari serta melihat secara langsung berbagai koleksi, seperti perangkat sandi, dokumen historis, dan arsip yang menggambarkan perkembangan persandian dari masa ke masa. Kegiatan ini memberikan gambaran nyata mengenai praktik persandian dalam mendukung keamanan informasi negara.
Selain itu, dilaksanakan kuliah umum yang membahas perkembangan persandian di Indonesia, yang memperkuat pemahaman taruna mengenai peran strategis persandian, baik dalam konteks sejarah maupun perkembangan teknologi saat ini. Sebagai bentuk kontribusi akademik, taruna juga menyerahkan hasil karya kepada pihak museum.
Kegiatan dilanjutkan dengan tour ke kawasan Kota Baru. Secara historis, kawasan ini pernah menjadi pusat pemerintahan di Kota Yogyakarta dan memiliki keterkaitan dengan aktivitas komunikasi rahasia pada masa tersebut. Melalui kunjungan ke beberapa titik bersejarah, taruna memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai hubungan antara lokasi, peristiwa sejarah, dan peran persandian.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilaksanakan pula ziarah ke makam almarhum Kolonel Infanteri TNI (Purnawirawan) Drs. Santosa, yang dikenal sebagai salah satu pionir dalam pengembangan pendidikan persandian di Indonesia. Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan atas jasa dan dedikasi beliau, serta dihadiri oleh perwakilan keluarga.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan sarasehan di Rumah Sandi yang melibatkan berbagai pihak terkait, serta penyematan tanda kehormatan kepada Kepala Badan Siber dan Sandi Negara. Selain itu, dilaksanakan penyematan brevet kepada perwakilan taruna sebagai simbol pencapaian dan bagian dari proses pembinaan.
Kegiatan Napak Tilas Persandian ditutup dengan upacara penutupan yang dipimpin oleh Kepala Badan Siber dan Sandi Negara. Dalam rangkaian penutupan, juga dilakukan penyerahan bantuan sosial secara simbolis kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial taruna.
Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan pengalaman pembelajaran yang terintegrasi antara teori, praktik, dan nilai-nilai sejarah. Melalui kegiatan napak tilas ini, taruna diharapkan dapat memahami peran persandian secara lebih komprehensif serta menumbuhkan semangat pengabdian dalam menjaga keamanan informasi dan kedaulatan siber bangsa.
KEPALA BSSN LEPAS MUDIK BERSAMA TARUNA POLTEK SSN TAHUN 2026
Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Letnan Jenderal TNI (Purn.) Nugroho Sulistyo Budi, secara resmi melepas keberangkatan 97 Taruna/i Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) dalam acara “Mudik Bersama Poltek SSN Tahun 1447 H”. Upacara pelepasan ini berlangsung dengan khidmat di Lapangan Apel Kampus Poltek SSN, Ciseeng, Bogor, pada Sabtu pagi (14/03/2026).
Kegiatan rutin menjelang Hari Raya Idulfitri ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 BSSN dengan semangat kebersamaan “dari kita, oleh kita, dan untuk kita”. Tahun ini, para taruna diberangkatkan melalui empat rute perjalanan yang menjangkau wilayah Pulau Sumatra, Jawa, hingga Bali.
Pastikan Keamanan dan Kelayakan Armada
Sebelum melepas rombongan secara resmi, Kepala BSSN Letnan Jenderal TNI (Purn.) Nugroho Sulistyo Budi didampingi Wakil Kepala BSSN, Komjen Pol. Albertus Rachmad Wibowo, S.I.K., M.I.K., melakukan pengecekan langsung terhadap kelayakan armada bus yang akan digunakan.
Kepala BSSN memasuki area kabin bus untuk memastikan fasilitas keselamatan dan kenyamanan bagi para taruna terjaga dengan baik selama perjalanan jauh menuju kampung halaman. Hal ini sejalan dengan pesan beliau agar seluruh peserta mengutamakan keselamatan dan memastikan kondisi fisik serta kendaraan tetap prima.

Pelepasan Simbolis
Dalam amanatnya, Kepala BSSN mengingatkan para taruna bahwa mudik bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan momen untuk memperkuat nilai integritas dan semangat pengabdian. Beliau menekankan pentingnya menjaga nama baik almamater Poltek SSN selama berada di tengah masyarakat.
“Sebagai insan yang berkecimpung di bidang keamanan informasi, jadilah duta literasi digital. Bantu masyarakat memahami pentingnya keamanan digital dan sebarkan semangat PERISAI agar masyarakat semakin tangguh di ruang digital,” ujar Letnan Jenderal TNI (Purn.) Nugroho Sulistyo Budi dalam sambutannya.

Acara puncak ditandai dengan prosesi pelepasan secara simbolis. Kepala BSSN mengangkat bendera start bermotif kotak-kotak sebagai tanda dimulainya keberangkatan rombongan bus yang dikawal ketat oleh petugas keamanan.
Satu per satu armada bus mulai meninggalkan area kampus, diiringi lambaian tangan dan doa agar seluruh taruna selamat sampai tujuan untuk merayakan Idulfitri 1447 H bersama keluarga tercinta.

Dengan semangat baru sekembalinya dari mudik nanti, para taruna diharapkan siap kembali menghadapi tantangan keamanan siber nasional yang semakin kompleks demi menjaga kedaulatan digital Indonesia.

Politeknik Siber dan Sandi Negara Gelar Kuliah Umum Bertajuk “Electronic Warfare”
Bogor, 4 Maret 2026 – Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) menyelenggarakan kegiatan Kuliah Umum Poltek SSN Tahun 2026 bertema “Electronic Warfare” yang bertempat di Auditorium Kolonel Infanteri Sumarkidjo Poltek SSN, Bogor.
Kegiatan diawali dengan penampilan musik dari Taruna Poltek SSN. Selanjutnya, Direktur Poltek SSN, Laksamana Pertama TNI Ir. Arnoldus Triono, M.M., M.Tr. Opsla., CIQnR., menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pemahaman mengenai peperangan elektronika serta transformasi ancaman di era digital.
Memasuki sesi pemaparan materi, materi pertama disampaikan oleh Kolonel CKE Mohamad Nazar, Direktur Pembinaan Komunikasi Pusat Komunikasi dan Elektronika TNI Angkatan Darat (Dirbinkom Puskomlekad). Dalam paparannya mengenai Peperangan Elektronika (Pernika), ia memberikan gambaran tentang konsep operasi Pernika sebagai dasar penggunaan dan penerapannya dalam berbagai bentuk operasi militer.
Dalam penjelasannya, ia menyampaikan bahwa “electronic warfare is the fight for control of the electromagnetic spectrum”, yang berarti penguasaan spektrum elektromagnetik menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan operasi militer.
Materi kedua disampaikan oleh Alfian Linux (Alfian Bin Ismail Kasem), CEO Xtend Integrasi Indonesia, yang membahas keterkaitan antara electronic warfare dan ketahanan infrastruktur digital. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa perkembangan konflik tidak lagi terbatas pada medan tempur fisik, tetapi telah merambah ke ranah digital.
Menurutnya, pergeseran perang dari medan tempur fisik ke domain digital menuntut kesiapan sumber daya manusia yang memahami aspek teknis sekaligus strategis. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan, industri, dan sektor pertahanan dalam membangun ketahanan infrastruktur digital nasional.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi penyerahan plakat kepada para narasumber sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi ilmu dan pengalaman yang telah dibagikan kepada Taruna dan Taruni Poltek SSN. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh narasumber dan peserta kegiatan.
Kegiatan ini diikuti oleh 276 Taruna dan Taruni Poltek SSN sebagai bagian dari penguatan wawasan strategis di bidang pertahanan dan keamanan siber.
Kepala Staf Angkat Laut (KASAL) Apresiasi Penampilan Taruna Poltek SSN pada Kegiatan Penghargaan Adibhakti Sanapati dan Ceramah Umum Transformasi Digital TNI AL di BSSN
Depok – Bertempat di Auditorium Roebiono Kertopati Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), 27 Februari 2026, telah dilaksanakan Penganugerahan Penghargaan Adibhakti Sanapati dan Ceramah Umum Kepala Staf Angkatan Laut. Kegiatan ini menghadirkan Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL), Laksamana TNI Dr.Muhammad Ali, S.E., MM., M.Tr.Opsla., sebagai penerima penghargaan sekaligus narasumber dalam ceramah umum bertajuk “Transformasi Digital & Penguatan Keamanan Siber TNI Angkatan Laut.”
Kasal tiba di lokasi kegiatan dan disambut oleh Drumband Gita Lokananta Paroksharta Taruna Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) yang bertugas dalam prosesi penyambutan. Memasuki ruang auditorium, Kasal bersama Kepala BSSN menerima jajaran kehormatan Pedang Kadga Pora dari Taruna Poltek SSN.

Acara diawali dengan pengantar penganugerahan Penghargaan Adibhakti Sanapati dan pembacaan daftar riwayat hidup Laksamana TNI Dr.Muhammad Ali, S.E., MM., M.Tr.Opsla. oleh Direktur Poltek SSN, Laksamana Pertama (TNI) Ir. Arnoldus Triono, M.M., M.Tr.Opsla., CIQnR. Selanjutnya, Kepala BSSN, Letjen TNI (Purn) Drs. Nugroho Sulistyo Budi, M.M., M.Han., menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya penguatan kerja sama antara BSSN dan TNI Angkatan Laut dalam menghadapi tantangan keamanan siber. Ia menyampaikan harapannya agar kolaborasi yang terjalin dapat memperkuat kesiapan pertahanan siber, khususnya dalam mendukung operasi laut.

Momen puncak kegiatan berlangsung saat Kepala BSSN menganugerahkan Tanda Penghargaan Adibhakti Sanapati kepada Kasal. Penganugerahan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi dan sinergi yang telah terjalin antara TNI Angkatan Laut dan BSSN dalam penguatan keamanan siber dan persandian nasional.
Kegiatan dilanjutkan dengan ceramah umum oleh Kasal. Dalam pemaparannya, Kasal menyampaikan bahwa transformasi digital di lingkungan TNI Angkatan Laut merupakan bagian dari upaya modernisasi pertahanan. Menurutnya, penguatan pertahanan tidak hanya bertumpu pada alat utama sistem persenjataan, tetapi juga pada ketahanan sistem informasi, keamanan jaringan, serta kesiapan sumber daya manusia di bidang siber.

Dalam kesempatan tersebut, Kasal juga menyampaikan apresiasi kepada Taruna Poltek SSN yang terlibat dalam rangkaian kegiatan. “Terima kasih atas sambutan yang telah diberikan oleh Taruna Poltek SSN pada kegiatan ini,” ujar Kasal.
Kasal menambahkan bahwa negara membuka ruang pengabdian bagi talenta terbaik bangsa, termasuk lulusan Poltek SSN, untuk berkontribusi dalam memperkuat pertahanan negara, khususnya pada domain siber di lingkungan TNI Angkatan Laut.
Sebagai bentuk penghormatan, Kepala BSSN menyerahkan cenderamata kepada Kasal yang dilanjutkan dengan penyampaian ucapan terima kasih. Dalam kesempatan tersebut, Kepala BSSN menyampaikan apresiasinya atas kehadiran dan materi yang disampaikan oleh Kasal. “Kami menyampaikan terima kasih atas kesediaan Bapak Kasal hadir dan memberikan pemaparan mengenai transformasi digital dan penguatan keamanan siber di lingkungan TNI Angkatan Laut. Semoga kerja sama yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan,” ujar Kepala BSSN.

Kegiatan ini dihadiri sekitar 1.000 peserta yang terdiri atas Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Fungsional Ahli Utama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, para Ketua Tim Unit Kerja, perwakilan pegawai dari seluruh unit kerja, serta Taruna Poltek SSN. Di akhir kegiatan, seluruh tamu undangan melaksanakan sesi foto bersama.
Perkuat Kedaulatan Ruang Siber, BSSN Gelar Rakornas Keamanan Siber dan Sandi 2026
Depok, 25 Februari 2026 – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Keamanan Siber dan Sandi Negara Tahun 2026 yang berlangsung dari pukul 08.30 hingga 12.30 WIB. Pertemuan ini secara khusus membahas agenda terkait Rencana Aksi Nasional Keamanan Siber (RAN Kamsiber) serta pelindungan Infrastruktur Informasi Vital (IIV) sebagai bagian dari upaya memperkuat kedaulatan ruang siber Indonesia.
Mengangkat tema “Akselerasi Implementasi Strategi Keamanan Siber Nasional yang Kolaboratif dan Sinergis dalam Pelindungan Infrastruktur Informasi Vital bagi Kedaulatan Ruang Siber Indonesia,” kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mempertemukan para pemangku kepentingan lintas sektor dalam satu ruang koordinasi yang terarah dan berkelanjutan. Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat kolaborasi, mencerminkan keseriusan seluruh peserta dalam menjawab tantangan keamanan siber yang semakin kompleks.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala BSSN, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Nugroho Sulistyo Budi. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa pelindungan Infrastruktur Informasi Vital harus menjadi prioritas nasional. Menurutnya, gangguan terhadap infrastruktur digital tidak hanya berdampak pada sistem teknologi, tetapi juga dapat memengaruhi stabilitas pemerintahan, pembangunan manusia, hingga perekonomian nasional. Ia menekankan bahwa akselerasi implementasi RAN Kamsiber perlu dilakukan secara terukur melalui identifikasi dan penetapan IIV, penyusunan peta jalan pelindungan, pengukuran tingkat kematangan keamanan siber, serta penguatan mekanisme berbagi informasi antar sektor.
Sambutan tersebut mempertegas komitmen BSSN sebagai koordinator pelindungan IIV untuk terus proaktif mengoordinasikan dan mengasistensi kementerian dan lembaga pembina sektor. Rakornas ini, menurut beliau, bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum untuk memastikan setiap sektor memiliki kesiapan dan respons yang kuat dalam menghadapi potensi ancaman siber.
Sesi berikutnya diisi dengan keynote dari Wakil Ketua Komisi I DPR RI, H. Anton Sukartono Suratto, M.Si. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya dukungan regulasi dan fungsi pengawasan dalam memperkuat implementasi strategi keamanan siber nasional. Ia menyampaikan bahwa sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi fondasi penting dalam memastikan kebijakan keamanan siber berjalan efektif, konsisten, dan akuntabel. Dukungan kebijakan yang kuat, menurutnya, akan memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat tata kelola pelindungan IIV di berbagai sektor strategis.

Sumber : Instagram @agusyudhoyono
Keynote berikutnya disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Dr. H. Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc., M.P.A., M.A. Dalam penyampaiannya, beliau menegaskan bahwa transformasi digital yang sedang berlangsung di berbagai bidang pembangunan harus diiringi dengan sistem keamanan siber yang tangguh. Infrastruktur digital yang aman dinilai sebagai prasyarat utama dalam menjaga keberlanjutan pembangunan nasional, stabilitas layanan publik, serta pertumbuhan ekonomi. Pelindungan IIV, menurutnya, merupakan fondasi dalam membangun kepercayaan dan ketahanan nasional di era digital.

Sebagai penanda resmi dimulainya Rakornas, dilakukan pemukulan gong yang disambut dengan antusias oleh seluruh peserta. Momentum tersebut dilanjutkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai bentuk penguatan kerja sama antar lembaga dalam bidang keamanan siber dan pelindungan IIV. Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan pemberian cendera mata kepada Wakil Ketua Komisi I DPR RI dan Menteri Koordinator sebagai simbol apresiasi dan penguatan sinergi.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Surat Tanda Register (STR) kepada Tim Tanggap Insiden Siber Sektoral. Penyerahan ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kapasitas respons insiden siber pada sektor-sektor strategis. Dengan adanya STR, koordinasi dan standardisasi penanganan insiden diharapkan semakin terstruktur dan efektif.
Memasuki sesi pembahasan inti, dilakukan evaluasi penyelenggaraan RAN Kamsiber dan pelindungan IIV Tahun 2025. Evaluasi ini membahas capaian program, tantangan implementasi, serta kebutuhan penguatan kapasitas di berbagai sektor. Paparan dilanjutkan dengan konsepsi pelindungan IIV dari perspektif operasional BSSN yang menitikberatkan pada deteksi dini, mitigasi risiko, dan penguatan koordinasi nasional. Strategi pelindungan IIV pada bidang pemerintahan dan pembangunan manusia turut dibahas secara komprehensif, termasuk pentingnya pengamanan layanan publik berbasis digital. Sementara itu, urgensi pelindungan IIV pada sektor perekonomian menjadi perhatian utama mengingat potensi dampak besar terhadap stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Diskusi yang berlangsung menunjukkan komitmen bersama seluruh peserta untuk terus meningkatkan sinergi, memperkuat kolaborasi, dan memastikan implementasi strategi keamanan siber berjalan secara konsisten di seluruh sektor.
Memasuki sesi pembahasan inti, Rakornas mengevaluasi penyelenggaraan RAN Kamsiber dan pelindungan IIV Tahun 2025 serta merumuskan strategi pelaksanaan Tahun 2026. Paparan dilanjutkan dengan konsepsi pelindungan IIV dari perspektif operasional BSSN, strategi pelindungan IIV pada bidang pemerintahan dan pembangunan manusia, hingga urgensi pelindungan IIV pada sektor perekonomian. Diskusi yang berlangsung menunjukkan komitmen kuat antar kementerian dan lembaga dalam memperkuat sinergi nasional.
Sebagai penutup, Kepala BSSN selaku Koordinator Pelindungan IIV menyampaikan sejumlah penekanan strategis, di antaranya akselerasi implementasi RAN Keamanan Siber melalui identifikasi dan penetapan IIV, penyusunan peta jalan pelindungan IIV, pengukuran tingkat kematangan keamanan siber, serta penguatan mekanisme berbagi informasi sektor IIV. BSSN juga berkomitmen untuk terus proaktif mengoordinasikan dan mengasistensi kementerian/lembaga pembina sektor IIV.
Menutup arahannya, beliau menegaskan, “Mari terus bersinergi dan berkolaborasi karena keamanan siber dan sandi nasional merupakan tanggung jawab bersama (shared responsibility).”
Rakornas ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mempercepat implementasi strategi keamanan siber nasional yang kolaboratif dan sinergis demi terwujudnya kedaulatan ruang siber Indonesia.
Dies Natalis ke-52 Politeknik Siber dan Sandi Negara: Menguatkan Dedikasi, Meneguhkan Integritas, dan Menyongsong Masa Depan Siber Indonesia
Bogor – Suasana penuh semangat, kebersamaan, dan rasa syukur mewarnai peringatan Dies Natalis ke-52 Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) Republik Indonesia. Perayaan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum reflektif atas perjalanan panjang institusi dalam membangun kapasitas sumber daya manusia unggul di bidang keamanan siber dan persandian nasional. (13/02/2026)
Selama lebih dari lima dekade, Poltek SSN telah menunjukkan komitmennya sebagai institusi pendidikan kedinasan yang berperan strategis dalam menjaga keamanan informasi negara. Di usia ke-52 ini, Poltek SSN terus memperkokoh eksistensinya sebagai kawah candradimuka bagi generasi muda yang dipersiapkan menjadi garda terdepan dalam menghadapi dinamika ancaman siber yang semakin kompleks.
Peringatan Dies Natalis tahun ini diisi dengan beragam kegiatan yang membangun soliditas internal dan mempererat kebersamaan antarpegawai. Lomba Peraturan Baris Berbaris (PBB) menjadi simbol kedisiplinan, kekompakan, serta semangat korps yang senantiasa dijunjung tinggi. Sementara itu, kuis interaktif yang diselenggarakan turut menghadirkan suasana edukatif dan menyenangkan, sekaligus memperkuat wawasan kebangsaan dan pengetahuan kelembagaan.
Sebagai bentuk rasa syukur atas capaian dan kontribusi institusi, prosesi pemotongan tumpeng dilaksanakan dengan khidmat. Tradisi ini menjadi simbol harapan agar Poltek SSN senantiasa diberikan keberkahan, kemajuan, serta kekuatan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya bagi bangsa dan negara.
Momentum Dies Natalis ke-52 ini juga dirangkaikan dengan pembubaran Panitia ICOCICS yang telah menuntaskan tugasnya, sekaligus penunjukan Tim Kecil IC9CUCS 2027. Langkah tersebut mencerminkan kesinambungan program dan kesiapan Poltek SSN dalam menyongsong agenda strategis berikutnya, baik dalam lingkup akademik, riset, maupun kerja sama nasional dan internasional. Keberlanjutan ini menjadi bukti bahwa Poltek SSN terus bergerak maju dengan perencanaan yang matang dan visi jangka panjang yang kuat.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, terlebih menjelang Bulan Ramadhan. Nilai-nilai kebersamaan, solidaritas, dan pengabdian semakin terasa kuat, memperteguh komitmen seluruh pegawai untuk terus bekerja secara profesional dan berintegritas dalam menjaga keamanan siber serta kedaulatan digital Indonesia.
Dies Natalis ke-52 ini menjadi pengingat bahwa tantangan di bidang siber tidak pernah berhenti berkembang. Oleh karena itu, Poltek SSN diharapkan terus berinovasi dalam pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan riset dan teknologi. Dengan semangat transformasi dan kolaborasi, Poltek SSN optimistis dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi pertahanan dan keamanan informasi nasional.
Memasuki usia ke-52 tahun, Poltek SSN meneguhkan komitmennya untuk menjadi institusi pendidikan yang adaptif, responsif terhadap perubahan zaman, serta konsisten dalam melahirkan insan siber yang berkarakter, profesional, dan berintegritas tinggi.
Semoga Poltek SSN senantiasa menjadi pilar penting dalam menjaga keamanan digital Indonesia serta terus berprestasi demi kemajuan bangsa.
.
Poltek SSN Gelar Health Talk Mengenal Apendisitis
Menjaga kesehatan merupakan investasi utama dalam mendukung produktivitas kerja dan kelancaran pendidikan. Menyadari hal tersebut, Poltek SSN menggelar kegiatan sosialisasi kesehatan atau Health Talk bertajuk Mengenal Tanda dan Gejala Apendisitis (Usus Buntu) pada hari Jumat, 6 Februari 2026.
Acara yang berlangsung di lingkungan kampus Poltek SSN ini menghadirkan narasumber ahli dari Tim Dokter RS PENA 98. Sosialisasi ini diikuti dengan antusias oleh para Pegawai serta Taruna/i Poltek SSN yang ingin memperdalam wawasan mengenai gangguan pencernaan yang sering kali dianggap sepele namun berisiko fatal jika terlambat ditangani.
Dalam paparannya, Dr. Johanes Berechmans, Sp.B menjelaskan bahwa apendisitis atau radang usus buntu adalah kondisi darurat medis yang memerlukan tindakan cepat. Banyak orang sering keliru membedakan antara sakit perut biasa (maag atau masuk angin) dengan gejala usus buntu.
“Kunci utama penanganan usus buntu adalah deteksi dini. Semakin cepat dikenali, semakin kecil risiko terjadinya perforasi atau pecahnya usus buntu yang bisa membahayakan nyawa, ujar,” Dr. Johanes Berechmans, Sp.B.
Beberapa poin krusial yang dibahas dalam kegiatan Health Talk hari ini meliputi :
• Gejala Khas, Nyeri yang bermula di sekitar pusar kemudian berpindah ke perut kanan bawah.
• Tanda Penyerta, Demam ringan, mual, muntah, serta hilangnya nafsu makan. • Metode Pemeriksaan, Cara melakukan tes mandiri sederhana (seperti nyeri tekan) sebelum melakukan pemeriksaan medis lebih lanjut melalui USG atau cek laboratorium.
• Mitos vs Fakta, Penjelasan bahwa biji-bijian (seperti biji cabai atau jambu) bukanlah penyebab langsung, melainkan penyumbatan pada lumen apendiks.
Interaksi hangat terlihat saat sesi tanya jawab. Para Taruna aktif bertanya mengenai pengaruh pola makan instan terhadap risiko usus buntu, sementara para pegawai lebih banyak berkonsultasi mengenai langkah pertolongan pertama jika gejala muncul di malam hari.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh sivitas akademika Poltek SSN lebih mawas diri terhadap kesehatan tubuh dan tidak menunda untuk melakukan pemeriksaan ke Poliklinik atau fasilitas kesehatan terdekat jika merasakan gejala-gejala yang mencurigakan.
Taruna Poltek SSN Belajar dan Mengabdi Bersama Masyarakat Aceh Tamiang dalam Latsitardanus 2026
Kabupaten Aceh Tamiang menjadi ruang belajar yang berharga bagi taruna Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) yang mengikuti kegiatan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) ke-46 Tahun 2026. Tidak hanya berlatih kedisiplinan dan kepemimpinan, para taruna juga merasakan langsung makna kebersamaan dan pengabdian di tengah masyarakat.

Keikutsertaan taruna Poltek SSN dalam Latsitardanus 2026 merupakan bentuk komitmen dalam mendukung pembangunan nasional serta memperkuat jiwa kebangsaan, kedisiplinan, dan kepemimpinan. Pada kegiatan peninjauan Pimpinan institusi pendidikan yang tergabung dalam Latsitardanus 2026 di Kabupaten Aceh Tamiang pada tanggal 26-29 Januari 2026, turut dihadiri oleh Komandan Jenderal (Danjen) Akademi TNI, Rektor Unhan RI, Gubernur Akademi Angkatan dan Akademi Kepolisian, Direktur Pendidikan Akademi TNI, Kepala Biro Umum Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Kepala Bagian Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja Sama Poltek SSN, serta para pejabat TNI dan Polri wilayah Aceh Tamiang. Kegiatan ini merupakan wujud dukungan dan sinergi terhadap pelaksanaan Latsitardanus ke-46.


Bertempat di Yonif 111/Karma Bhakti, Kabupaten Aceh Tamiang, Danjen Akademi TNI, Letjen TNI Sidharta Wisnu Graha memberikan pengarahan kepada taruna dan kadet yang tergabung dalam Satgastar Latsitardanus ke-46. Dalam arahannya, Danjen Akademi TNI menegaskan bahwa kehadiran taruna dan kadet di Aceh Tamiang adalah untuk berbakti kepada bangsa dan negara dengan dilandasari niat tulus ikhlas dalam menolong masyarakat pasca bencana. “Niatmu kesini adalah melakukan kebaikan. Anda harus bisa menolong dan membantu mereka. Walaupun itu sedikit yang kita berikan kepada mereka, tapi itu menjadi kebahagiaan buat sebagian orang yang sudah kau bantu,” ujar Sidharta.


Pada rangkaian kegiatan peninjauan pelaksanaan kegiatan Latsitardanus ke-46 di Kab. Aceh Tamiang, turut hadir pula Wakil Panglima TNI didampingi Wakil Kepala Staf Angkatan dan Asisten Perencanaan Umum TNI. Kegiatan diawali dengan peninjauan lokasi akomodasi Satgastar Latsitardanus ke-46 di kompleks Yonif 111/KB. Peninjauan berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif. Wapang TNI berdialog langsung dengan perwakilan taruna dan kadet yang melaksanakan tugas jaga serambi. Wapang TNI memberikan perhatian khusus terhadap kesiapan personil dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat dan berinteraksi langsung dengan perwakilan kadet Unhan RI dan Poltek SSN untuk menggali informasi bidang studi dan kompetensi yang ditekuni. Rangkaian peninjauan akomodasi diakhiri dengan pengecekan fasilitas pendukung lainnya guna memastikan seluruh sarana pendukung Latasitardanus berada dalam kondisi layak dan aman dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas.

Selanjutnya, kegiatan peninjauan dilanjutkan ke beberapa lokus sasaran kegiatan pembersihan yang meliputi fasilitas umum, fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, dan meninjau sarana teknologi penyaringan air bersih milik Unhan RI guna membantu memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat terdampak bencana. Beberapa lokus sasaran kegiatan peninjauan antara lain: SDN 1 Rantau Pauh, SDN 1 Tualang Cut, SMA 1 Mayak Payed, MTs Al Ikhlas, Kantor Desa Alur Manis, Polindes Sriwijaya, dan Puskesmas Mayak Payed.


Selain melakukan kegiatan pembersihan dan perbaikan sasaran fisik, para taruna juga melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat sasaran nonfisik, seperti: memberikan trauma healing dan dukungan psikososial bagi korban bencana, pengelolaan dapur umum dan memberikan edukasi gizi bagi masyarakat.

Melalui Latsitardanus 2026, taruna Poltek SSN ditempa untuk menjadi pribadi yang tangguh, rendah hati, dan peka terhadap lingkungan sekitar. Pengalaman hidup bersama masyarakat Aceh Tamiang diharapkan menjadi bekal berharga bagi para taruna dalam menjalankan tugas sebagai calon aparatur negara yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Kegiatan ini pun menjadi bukti bahwa kehadiran taruna di tengah masyarakat mampu memberikan manfaat nyata, sekaligus mempererat ikatan antara generasi muda calon pemimpin bangsa dengan rakyat yang akan mereka layani.













