Program Studi Rekayasa Keamanan Siber Poltek SSN Jalani Asesmen Lapangan Akreditasi sebagai Komitmen Peningkatan Mutu Pendidikan
Ciseeng – Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) melaksanakan Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi Rekayasa Keamanan Siber (RKS) sebagai bagian dari proses evaluasi eksternal untuk menjamin dan meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi. Kegiatan ini berlangsung selama 1-2 Juli 2026, dengan melibatkan seluruh unsur pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta mitra pengguna lulusan.
Asesmen lapangan dilaksanakan oleh tim asesor yang terdiri atas Bapak Rahmat Widia Sembiring, M.Sc.IT., Ph.D dan Ibu Dr. Yohana Dewi Lulu Widyasari, S.Si., M.T. Kehadiran kedua asesor disambut oleh jajaran pimpinan Poltek SSN sebelum memulai rangkaian kegiatan asesmen.
Kegiatan diawali dengan pembukaan resmi di Auditorium Poltek SSN yang dihadiri oleh Direktur Poltek SSN, beserta pejabat akademik dan pejabat struktural Poltek SSN, serta tim akreditasi dan sivitas akademika terkait. Dalam kesempatan tersebut, Direktur Poltek SSN menyampaikan komitmen institusi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, tata kelola, serta layanan akademik melalui budaya penjaminan mutu yang berkelanjutan.
Setelah pembukaan, tim asesor melakukan peninjauan terhadap berbagai fasilitas pendukung pembelajaran di lingkungan Poltek SSN, meliputi laboratorium, ruang kelas, perpustakaan, pusat penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, asrama mahasiswa, ruang makan, sarana ibadah, hingga laboratorium terpadu. Kunjungan ini bertujuan untuk memverifikasi kesesuaian antara dokumen akreditasi dengan kondisi nyata di lapangan sekaligus menilai kesiapan sarana dan prasarana dalam mendukung proses pendidikan.
Rangkaian asesmen juga mencakup pendalaman terhadap Laporan Evaluasi Diri (LED) dan Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) melalui pembahasan setiap kriteria akreditasi. Tim asesor melakukan verifikasi bukti dukung serta berdiskusi secara mendalam dengan pimpinan unit, pengelola program studi, dan tim penyusun dokumen untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai tata kelola, sumber daya, pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, serta luaran Program Studi Rekayasa Keamanan Siber.
Pada hari kedua, asesmen dilanjutkan dengan sesi wawancara bersama dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan mitra pengguna lulusan. Melalui sesi ini, asesor memperoleh informasi secara langsung mengenai pelaksanaan proses pembelajaran, kualitas layanan akademik, kompetensi lulusan, serta tingkat kepuasan para pemangku kepentingan terhadap penyelenggaraan pendidikan di Program Studi Rekayasa Keamanan Siber. Selanjutnya, tim asesor melaksanakan penelaahan akhir terhadap seluruh hasil verifikasi sebelum menyampaikan draf berita acara asesmen kepada pimpinan unit pengelola program studi. Kegiatan kemudian ditutup dengan penandatanganan berita acara, penyampaian umpan balik serta rekomendasi pembinaan dari tim asesor sebagai bahan perbaikan dan pengembangan Program Studi Rekayasa Keamanan Siber ke depan.
Pelaksanaan asesmen lapangan ini menjadi momentum penting bagi Poltek SSN untuk terus memperkuat budaya mutu dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi di bidang keamanan siber. Melalui proses akreditasi yang objektif dan komprehensif, Poltek SSN berkomitmen menghasilkan lulusan yang profesional, berintegritas, serta mampu menjawab tantangan perkembangan keamanan siber di tingkat nasional maupun global.
Poltek SSN dan KOICA Bahas Perkembangan Pembangunan Gedung CSVC
Ciseeng, 24 Juni 2026 — Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) bersama Korea International Cooperation Agency (KOICA) menyelenggarakan rapat koordinasi guna membahas perkembangan pembangunan gedung Cyber Security Vocational Center (CSVC). Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Roebiono Kertopati, Poltek SSN.
Rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk memperoleh pembaruan terkini mengenai progres pembangunan gedung CSVC sekaligus membahas berbagai aspek perencanaan pengembangan CSVC bertaraf internasional. Fasilitas ini dirancang sebagai pusat diseminasi informasi serta pengembangan keilmuan dan kompetensi di bidang keamanan siber.
Dalam pertemuan ini, Direktur Poltek SSN, Ir. Arnoldus Triono, M.M., M.Tr.Opsla., CIQnR, bersama Kim Hyo Jin, Country Director KOICA Indonesia, menyampaikan pembaruan timeline pembangunan gedung CSVC beserta supporting unit yang telah dibangun agar CSVC dapat segera beroperasi. Selain itu, dibahas pula berbagai aspek proyek secara menyeluruh, meliputi pedoman umum operasional CSVC, kurikulum, platform pembelajaran, education equipment, pendirian CSVC (establishment of CSVC), system integration termasuk integration testing, serta pelaksanaan local training yang telah diselesaikan.
Selain pembahasan progres pembangunan, KOICA juga menyerahkan konsep pedoman operasional gedung CSVC yang akan digunakan setelah fasilitas tersebut selesai dibangun. Pedoman ini bersifat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi serta rencana perubahan struktur yang sedang dipersiapkan.
Melalui koordinasi dan sinergi yang berkelanjutan, jajaran Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Poltek SSN, dan KOICA berkomitmen untuk memastikan pembangunan CSVC dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu, sehingga dapat segera dimanfaatkan dalam mendukung pengembangan pendidikan dan pelatihan di bidang keamanan siber di Indonesia.
Ciseeng, 24 Juni 2026 – Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) bersama Korea International Cooperation Agency (KOICA) mengadakan rapat koordinasi untuk membahas perkembangan pembangunan gedung Cyber Security Vocational Center (CSVC) yang bertempat di Gedung Roebiono Kertopati, Poltek SSN. Pertemuan ini bertujuan untuk memperoleh informasi terbaru mengenai progres pembangunan sekaligus membahas berbagai kendala yang dihadapi selama penyelesaian proyek dari rencana awal.
Dalam pertemuan tersebut, tim KOICA menyampaikan perkembangan terbaru terkait pembangunan gedung CSVC. KOICA juga menyampaikan bahwa saat ini sedang dilakukan proses serah terima proyek dari kontraktor kepada pihak KOICA. Selain membahas langkah-langkah percepatan pembangunan, diskusi juga mencakup dampak keterlambatan terhadap sejumlah program pendukung, serta mekanisme koordinasi dan pelaporan berkala guna mendukung akuntabilitas proyek. KOICA menegaskan komitmennya untuk bertanggung jawab penuh terhadap kelanjutan dan penyelesaian proyek.
Kuliah Umum Poltek SSN: Memahami Peran Digital Forensik dalam Keamanan Siber dan Penegakan Hukum di Era Artificial Intelligence
Dalam menghadapi pesatnya transformasi digital, ancaman siber terus berkembang dengan tingkat kompleksitas yang semakin tinggi. Serangan ransomware, kebocoran data, penipuan daring, hingga manipulasi konten digital menjadi tantangan yang dihadapi oleh pemerintah, sektor industri, maupun masyarakat. Kondisi tersebut menuntut hadirnya sumber daya manusia yang tidak hanya mampu melindungi sistem informasi, tetapi juga memiliki kemampuan mengungkap dan menganalisis jejak digital sebagai alat pembuktian yang sah.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat kompetensi taruna dalam menghadapi tantangan tersebut, Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) menyelenggarakan Kuliah Umum bertajuk “Peran Digital Forensik di Bidang Keamanan Siber dan Penegakan Hukum serta Perkembangannya di Era Artificial Intelligence” pada Rabu, 24 Juni 2026 di Auditorium Kolonel (Purn.) Sumarkidjo. Kegiatan ini menghadirkan Herman Feransiaku, Certified EC-Council Instructor (CEI) dan praktisi forensik digital serta keamanan siber, dengan moderator Jeckson Sidabutar, dosen Poltek SSN.
Digital Forensik: Pilar Penting dalam Investigasi Siber Modern
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa digital forensik merupakan proses identifikasi, akuisisi, preservasi, analisis, hingga pelaporan bukti digital yang digunakan untuk kepentingan investigasi dan pembuktian hukum. Bukti digital dapat berupa log sistem, rekaman CCTV, percakapan digital, dokumen elektronik, hingga data yang tersimpan pada perangkat elektronik seperti komputer, telepon seluler, maupun media penyimpanan lainnya.
Digital forensik memiliki peran yang berbeda namun saling melengkapi dengan keamanan siber. Jika keamanan siber berfokus pada upaya pencegahan, deteksi, respons, dan pemulihan dari suatu insiden, maka digital forensik berperan untuk mengidentifikasi apa yang terjadi, bagaimana serangan dilakukan, kapan insiden terjadi, serta mengumpulkan dan menjaga integritas alat bukti digital yang dapat digunakan dalam proses hukum maupun perbaikan sistem keamanan.
Menguatkan Penegakan Hukum di Ruang Digital
Seiring meningkatnya aktivitas masyarakat di ruang siber, berbagai tindak pidana kini meninggalkan jejak digital yang dapat menjadi alat bukti penting dalam proses penegakan hukum. Oleh karena itu, kompetensi digital forensik menjadi semakin relevan dalam mendukung proses penyidikan dan pembuktian perkara.
Dalam kuliah umum ini dijelaskan bahwa bukti elektronik telah memperoleh kedudukan yang semakin kuat dalam sistem hukum Indonesia. Informasi elektronik dan dokumen elektronik diakui sebagai alat bukti hukum yang sah sepanjang memenuhi persyaratan tertentu, seperti dapat diakses, ditampilkan, terjamin keutuhannya, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Peluang dan Tantangan Digital Forensik di Era Artificial Intelligence
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) turut membawa perubahan signifikan dalam dunia digital forensik. Teknologi AI kini mulai dimanfaatkan untuk membantu investigator memahami data dalam jumlah besar, mengelompokkan artefak digital secara otomatis, mendeteksi deepfake, hingga melakukan analisis awal terhadap malware secara lebih cepat dan efisien.
Namun demikian, kemajuan teknologi tersebut juga menghadirkan tantangan baru. Munculnya konten deepfake yang semakin realistis, dokumen yang dihasilkan AI, bukti yang terenkripsi, hingga persoalan yurisdiksi data lintas negara menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh para praktisi keamanan siber dan digital forensik.
Mempersiapkan Taruna Menjadi Talenta Siber Masa Depan
Penyelenggaraan kuliah umum ini merupakan bagian dari komitmen Poltek SSN dalam menyiapkan taruna yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tantangan keamanan siber global. Melalui kegiatan ini, taruna tidak hanya memperoleh wawasan mengenai konsep dasar digital forensik dan regulasinya, tetapi juga memahami implementasinya dalam mendukung keamanan nasional, penegakan hukum, serta perlindungan masyarakat di ruang digital.
Melalui kuliah umum ini, Poltek SSN kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan vokasi yang berkomitmen mencetak sumber daya manusia unggul di bidang siber dan persandian, yang siap berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara di era transformasi digital dan kecerdasan buatan.
Poltek SSN Terima Kunjungan Educational Tour SMA Taruna Nala Malang
BOGOR – Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) menyambut hangat kunjungan educational tour dari SMA Taruna Nala Malang pada Rabu (10/06). Sebanyak 260 siswa dan guru pendamping memenuhi Gedung Auditorium Poltek SSN dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung seru mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.
Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Direktur Poltek SSN, sambutan Kepala Sekolah SMA Taruna Nala, lalu dilanjutkan dengan pemaparan mengenai profil Poltek SSN oleh Kepala Bagian Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (BAAKK) dan turut memberikan informasi mendalam terkait prosedur pendaftaran dan jalur penerimaan mahasiswa baru. Selain itu, para Ketua Jurusan pun ikut memperkenalkan keunggulan masing-masing program studi guna memberikan gambaran akademik bagi para siswa. Acara semakin inspiratif dengan adanya sesi berbagi (sharing session) bersama dua orang Taruna Poltek SSN yang merupakan alumni SMA Taruna Nala Malang.
Antusiasme tinggi menyelimuti suasana saat para siswa menampilkan yel-yel kebanggaan sekolah mereka dan berpartisipasi aktif dalam sesi tanya jawab. Kemeriahan acara semakin lengkap dengan penampilan grup musik dari Taruna Poltek SSN, pembagian cendera mata, serta kuis interaktif yang diikuti oleh seluruh peserta dengan penuh semangat.
Kunjungan ini diharapkan dapat memperluas wawasan para siswa mengenai pendidikan tinggi kedinasan di bidang keamanan siber dan persandian. Melalui kegiatan ini, Poltek SSN berkomitmen untuk terus memperkenalkan eksistensi institusi kepada masyarakat luas, khususnya kepada generasi muda di tingkat SMA/K di seluruh Indonesia.
Taruna Politeknik Siber dan Sandi Negara Ikuti Kuliah Umum: Transformasi Perang Modern dan Peran Teknologi Siber dalam Konflik Global
Bogor, 29 April 2026 – Taruna Poltek SSN Tingkat 1, Tingkat III dan Tingkat IV mengikuti kegiatan kuliah umum dengan tema “Transformasi Perang Modern: Analisis Peran Teknologi Siber dan Geoteknologi dalam Konflik AS–Israel–Iran serta Pelajaran Strategis Bagi Indonesia” yang disampaikan oleh Dr. Ir. Yussi Perdana Saputera, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng. Kegiatan ini dimoderatori oleh Mohamad Syahral, S.T., M.T. dan bertujuan memberikan wawasan strategis kepada para taruna mengenai perubahan paradigma peperangan modern yang kini tidak lagi hanya mengandalkan kekuatan fisik, namun juga kekuatan teknologi digital dan informasi.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa transformasi perang modern telah berkembang ke arah electronic warfare atau peperangan elektronika, yaitu penggunaan spektrum elektromagnetik untuk menyerang maupun mempertahankan diri dari ancaman musuh. Materi juga membahas peran penting teknologi siber dalam konflik modern, seperti pemanfaatan cyber warfare untuk intelijen, sabotase, serangan terhadap infrastruktur vital, hingga disinformasi digital. Selain itu, dijelaskan pula bagaimana geoteknologi seperti satelit, GIS, GPS, drone, dan penginderaan jauh digunakan dalam pemantauan wilayah, pemetaan strategi tempur, hingga navigasi pasukan secara presisi. Narasumber juga menekankan pentingnya memahami dimensi geopolitik, khususnya bagaimana perebutan wilayah strategis dan sumber daya alam menjadi faktor utama dalam konflik internasional.

Tema kuliah umum ini dinilai sangat relevan dengan kondisi global saat ini, di mana perkembangan teknologi telah mengubah wajah peperangan menjadi semakin kompleks, cepat, dan multidomain. Ancaman terhadap suatu negara kini tidak hanya datang melalui invasi militer konvensional, tetapi juga melalui serangan siber, gangguan terhadap infrastruktur digital, penyebaran disinformasi, hingga peperangan berbasis teknologi tanpa kontak fisik langsung. Pemahaman terhadap dinamika ini menjadi penting agar generasi muda pertahanan mampu beradaptasi dan mempersiapkan strategi pertahanan nasional yang modern, responsif, serta berbasis teknologi.

Dengan adanya kuliah umum ini, diharapkan para taruna mampu meningkatkan wawasan strategis, memahami perkembangan ancaman global kontemporer, serta memiliki kesiapan untuk menjadi sumber daya pertahanan yang adaptif, inovatif, dan unggul dalam menghadapi tantangan perang modern di masa depan.
Penganugerahan Tanda Penghargaan Adibhakti Sanapati dan Ceramah Umum Panglima TNI
Depok, 28 April 2026 – Bertempat di Auditorium Mayjen TNI dr. Roebiono Kertopati, Kantor Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Bojongsari, Depok, telah dilaksanakan kegiatan ceramah umum dan penganugerahan Tanda Penghargaan Adibhakti Sanapati kepada Panglima Tentara Nasional Indonesia.
Kegiatan diawali dengan kedatangan Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., bersama Kepala Badan Siber dan Sandi Negara, Drs. Nugroho Sulistyo Budi, M.M., M.Han., menuju Auditorium Roebiono Kertopati. Kedatangan keduanya diiringi oleh pasukan drumband Gala Pharoksarta yang terdiri dari taruna Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN).
Setibanya di lobi auditorium, jajaran taruna melaksanakan prosesi penyambutan melalui Pasukan Kadga. Aba-aba Hunus Kadga diberikan sebagai tanda penghormatan, yang kemudian diikuti oleh seluruh formasi taruna dengan sikap penghormatan. Keterlibatan taruna dalam prosesi ini menunjukkan peran mereka dalam mendukung pelaksanaan kegiatan resmi kenegaraan di lingkungan BSSN.
Acara dilanjutkan dengan penyampaian pengantar oleh Deputi Bidang Operasi Keamanan Siber dan Sandi (Deputi II). Selanjutnya, dilakukan pembacaan narasi dan Keputusan Kepala BSSN mengenai penganugerahan Tanda Penghargaan Adibhakti Sanapati. Pada saat pembacaan keputusan tersebut, Pasukan Kadga Pora yang terdiri dari taruna memasuki ruangan dan membentuk formasi “U shape” sebagai bagian dari rangkaian prosesi.

Penganugerahan dilaksanakan melalui penyematan pin serta penyerahan trofi dan piagam penghargaan Adibhakti Sanapati oleh Kepala BSSN kepada Panglima TNI. Setelah itu, Panglima TNI menyampaikan ceramah umum yang membahas peran strategis pertahanan dan keamanan dalam menghadapi tantangan di era digital.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pertukaran cenderamata antara Panglima TNI dan Kepala BSSN. Selanjutnya, Kepala BSSN menyampaikan ucapan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta. Adapun jumlah peserta yang hadir sekitar 1.000 orang, yang terdiri atas JPT Madya, JPT Pratama, JF Ahli Utama, JF Madya, pejabat administrator dan pengawas BSSN, perwakilan pegawai BSSN dari berbagai unit kerja, serta perwakilan taruna Politeknik Siber dan Sandi Negara.





Penganugerahan Tanda Penghargaan Adibhakti Sanapati dan Ceramah Umum Kepala Staf Angkatan Darat
Depok, 21 April 2026 – Bertempat di Auditorium Mayjen TNI dr. Roebiono Kertopati, Kantor Badan Siber dan Sandi Negara, telah dilaksanakan kegiatan Penganugerahan Tanda Penghargaan Adibhakti Sanapati dan Ceramah Umum Kepala Staf Angkatan Darat.
Kegiatan diawali dengan kedatangan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., bersama Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Drs. Nugroho Sulistyo Budi, M.M., M.Han., menuju Auditorium Mayjen TNI dr. Roebiono Kertopati. Kedatangan keduanya diiringi oleh pasukan drumband Gala Pharoksarta Taruna Politeknik Siber dan Sandi Negara. Setibanya di lobi auditorium, keduanya disambut dengan jajar kehormatan oleh para taruna.
Selanjutnya, kegiatan resmi dibuka dengan penyampaian pengantar oleh Deputi Bidang Operasi Keamanan Siber dan Sandi (Deputi II). Acara dilanjutkan dengan pembacaan narasi dan keputusan Kepala BSSN terkait penganugerahan Tanda Penghargaan Adibhakti Sanapati.
Pada kesempatan tersebut, Kepala BSSN secara langsung melakukan penyematan pin, penyerahan trofi, dan piagam penghargaan Adibhakti Sanapati kepada KASAD. Setelah itu, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. menyampaikan ceramah umum yang menjadi salah satu rangkaian utama dalam kegiatan tersebut.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pertukaran cenderamata antara KASAD dan Kepala BSSN. Dalam kesempatan tersebut, Kepala BSSN juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran dan partisipasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 1.000 orang, yang terdiri atas JPT Madya, JPT Pratama, JF Ahli Utama, JF Madya, pejabat administrator dan pengawas BSSN, perwakilan pegawai BSSN dari seluruh unit kerja yang berlokasi di Ragunan, Sawangan, Ciseeng, dan Sentul, serta perwakilan Taruna Politeknik Siber dan Sandi Negara.
Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan sinergi antarinstansi dalam mendukung pengembangan keamanan siber dan persandian nasional.





Jangan Kasih “Kunci Rumah” ke Hacker! Rahasia Bikin Kata Sandi Anti-Jebol
Halo, Sobat Siber! Lagi asyik scrolling tapi tiba-tiba kepikiran, “Akun aku aman nggak ya?” Tenang, kamu nggak sendirian. Tapi jujur deh, masalah keamanan digital itu seringnya bukan karena peretasnya yang terlalu jago, tapi karena kita yang terlalu “baik” kasih kunci rumah ke mereka lewat kata sandi yang gampang ditebak.
Fakta Miris: “123456” Masih Jadi Juara
Di tengah teknologi yang makin canggih, keamanan akun ternyata masih jadi titik lemah. Laporan terbaru dari NordPass menunjukkan fenomena unik sekaligus miris: kombinasi angka “123456” masih bertengger di peringkat pertama dengan lebih dari 21,6 juta pengguna di seluruh dunia! Disusul oleh kata legendaris seperti “admin” dan “password”.
Padahal, kenyataannya ngeri banget. Hacker zaman sekarang pakai program brute-force yang super cepat. Untuk membobol kata sandi populer tadi? Mereka cuma butuh waktu kurang dari 1 detik! Intinya: makin gampang kamu ingat, makin gampang hacker masuk.
Dampak Nyata yang Merugikan
Jangan sepelekan kata sandi lemah, karena dampaknya bisa bikin pusing tujuh keliling:
- Pengambilalihan Akun (Takeover): Akun kamu dipakai buat menipu teman atau keluarga (modus pinjam uang).
- Pencurian Identitas: Data pribadi kamu bisa dijual di dark web.
- Kerugian Finansial: Saldo e-wallet atau rekening bank bisa ludes dalam sekejap.
Rumus “Kombinasi Maut” agar Akun Aman
Untuk mengantisipasi hal tersebut, para ahli membagikan rumus khusus untuk menciptakan kata sandi yang kuat:
- Minimal 8 Karakter: Prinsipnya sederhana, semakin panjang kata sandi, semakin pusing hacker menebaknya.
- Gunakan Kombinasi Maut: Campurkan huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol unik (contoh: @, #, !, %).
- Hindari Data Pribadi: Jangan pernah gunakan tanggal lahir, nama hewan peliharaan, atau kata-kata umum yang ada di kamus.
Solusi Modern: Passphrase & 2FA
Sebagai langkah perlindungan maksimal, sekarang saatnya beralih dari kata sandi pendek ke Passphrase.
Passphrase adalah gabungan kata-kata unik yang panjang namun mudah diingat oleh pemiliknya. Sebagai contoh, daripada memakai Batman123! (yang masih tergolong lemah), lebih baik gunakan: SateAyamEnakSekali!45.
Terakhir, jangan lupa aktifkan fitur Two-Factor Authentication (2FA) sebagai lapis kedua keamanan. Dengan kombinasi Passphrase yang kuat dan 2FA yang aktif, aset digital Anda akan berada pada level perlindungan yang jauh lebih tinggi.
Yuk, ganti kata sandimu sekarang sebelum terlambat!
___________________________
Referensi
Perayaan Paskah 2026 di Gereja Getsemani Poltek SSN, Momentum Pembaruan Iman dan Kebersamaan
Keluarga besar Politeknik Siber dan Sandi Negara bersama Badan Siber dan Sandi Negara memperingati Hari Raya Paskah Tahun 2026 melalui ibadah bersama yang diselenggarakan pada Jumat (10/4/2026) di Gereja Getsemani Poltek SSN, Ciseeng. Perayaan ini diikuti oleh pejabat dan pegawai BSSN, civitas akademika Poltek SSN, para purnawirawan, serta Taruna dan Taruni Poltek SSN dalam suasana khidmat dan penuh sukacita.
Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi pembukaan ibadah yang terdiri dari votum, introitus, dan doa. Ibadah kemudian diisi dengan pujian jemaat, liturgi penderitaan dan penyaliban, serta liturgi kebangkitan dan pembaruan hidup. Suasana reflektif semakin terasa melalui penampilan fragmen drama Paskah yang menggambarkan perjalanan pengorbanan hingga kebangkitan Yesus Kristus, serta persembahan paduan suara dari Taruna dan Taruni Poltek SSN.

Ibadah juga diisi dengan khotbah dan renungan yang mengajak seluruh jemaat untuk memaknai kebangkitan Kristus sebagai sumber harapan dan pembaruan dalam kehidupan. Rangkaian ibadah ditutup dengan persembahan syukur, doa syafaat, serta lagu penutup yang menandai berakhirnya ibadah Paskah.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan acara ramah tamah yang diawali dengan sambutan Wakil Kepala BSSN menyampaikan bahwa perayaan Paskah tahun ini memiliki makna yang istimewa karena dilaksanakan di Gereja Getsemani Poltek SSN yang baru diresmikan pada Januari 2026. Kehadiran rumah ibadah ini diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan mental, karakter, dan spiritual bagi pegawai BSSN maupun Taruna Poltek SSN.
Lebih lanjut disampaikan bahwa nama “Getsemani” memiliki makna mendalam sebagai simbol kerendahan hati, ketaatan dalam doa, serta penyerahan diri kepada kehendak Tuhan. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi teladan bagi seluruh insan BSSN dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Perayaan Paskah tahun ini mengangkat tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita”, yang mengingatkan bahwa kebangkitan Kristus bukan sekadar peristiwa iman, tetapi juga panggilan untuk hidup dalam kebenaran, kasih, dan integritas. Momentum ini diharapkan dapat mendorong seluruh insan BSSN untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta memperkuat semangat pengabdian dalam menjaga keamanan siber dan persandian nasional.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan dan tali kasih kepada perwakilan gereja di wilayah Ciseeng, doa makan, serta foto bersama. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan makan siang bersama yang semakin mempererat kebersamaan keluarga besar BSSN dan Poltek SSN.
Melalui perayaan Paskah ini, diharapkan nilai-nilai kebangkitan, harapan, dan pembaruan kehidupan dapat terus menginspirasi seluruh insan BSSN dan Poltek SSN untuk memperkuat kebersamaan serta memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara.

Menelusuri Sejarah Persandian: Pembelajaran Taruna di Kota Tua dan Museum Sandi
Yogyakarta, 30–31 Maret 2026 –Taruna Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) mengikuti kegiatan Napak Tilas Persandian dalam rangka memperingati HUT ke-80 Persandian Republik Indonesia yang dilaksanakan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pembukaan dan pelepasan rombongan di Lapangan Dekso, Kulon Progo. Selanjutnya, para taruna menempuh rute napak tilas yang terbagi dalam beberapa titik pos. Setiap pos berfungsi untuk memastikan kesiapan peserta, mengatur alur perjalanan, serta memantau kondisi kesehatan dan keselamatan selama kegiatan berlangsung.
Dalam perjalanan tersebut, taruna mengikuti berbagai rangkaian aktivitas yang dirancang untuk membangun kekompakan, kedisiplinan, dan ketahanan fisik. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memahami secara langsung jalur dan lokasi yang memiliki keterkaitan dengan sejarah perjuangan persandian di Indonesia.
Kegiatan edukatif dilaksanakan melalui kunjungan ke Museum Sandi dan kawasan bersejarah Kota Baru di Yogyakarta. Pada kunjungan ke Museum Sandi, taruna mempelajari serta melihat secara langsung berbagai koleksi, seperti perangkat sandi, dokumen historis, dan arsip yang menggambarkan perkembangan persandian dari masa ke masa. Kegiatan ini memberikan gambaran nyata mengenai praktik persandian dalam mendukung keamanan informasi negara.
Selain itu, dilaksanakan kuliah umum yang membahas perkembangan persandian di Indonesia, yang memperkuat pemahaman taruna mengenai peran strategis persandian, baik dalam konteks sejarah maupun perkembangan teknologi saat ini. Sebagai bentuk kontribusi akademik, taruna juga menyerahkan hasil karya kepada pihak museum.
Kegiatan dilanjutkan dengan tour ke kawasan Kota Baru. Secara historis, kawasan ini pernah menjadi pusat pemerintahan di Kota Yogyakarta dan memiliki keterkaitan dengan aktivitas komunikasi rahasia pada masa tersebut. Melalui kunjungan ke beberapa titik bersejarah, taruna memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai hubungan antara lokasi, peristiwa sejarah, dan peran persandian.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilaksanakan pula ziarah ke makam almarhum Kolonel Infanteri TNI (Purnawirawan) Drs. Santosa, yang dikenal sebagai salah satu pionir dalam pengembangan pendidikan persandian di Indonesia. Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan atas jasa dan dedikasi beliau, serta dihadiri oleh perwakilan keluarga.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan sarasehan di Rumah Sandi yang melibatkan berbagai pihak terkait, serta penyematan tanda kehormatan kepada Kepala Badan Siber dan Sandi Negara. Selain itu, dilaksanakan penyematan brevet kepada perwakilan taruna sebagai simbol pencapaian dan bagian dari proses pembinaan.
Kegiatan Napak Tilas Persandian ditutup dengan upacara penutupan yang dipimpin oleh Kepala Badan Siber dan Sandi Negara. Dalam rangkaian penutupan, juga dilakukan penyerahan bantuan sosial secara simbolis kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial taruna.
Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan pengalaman pembelajaran yang terintegrasi antara teori, praktik, dan nilai-nilai sejarah. Melalui kegiatan napak tilas ini, taruna diharapkan dapat memahami peran persandian secara lebih komprehensif serta menumbuhkan semangat pengabdian dalam menjaga keamanan informasi dan kedaulatan siber bangsa.













