Program Studi Rekayasa Keamanan Siber Poltek SSN Jalani Asesmen Lapangan Akreditasi sebagai Komitmen Peningkatan Mutu Pendidikan
Ciseeng – Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) melaksanakan Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi Rekayasa Keamanan Siber (RKS) sebagai bagian dari proses evaluasi eksternal untuk menjamin dan meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi. Kegiatan ini berlangsung selama 1-2 Juli 2026, dengan melibatkan seluruh unsur pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta mitra pengguna lulusan.
Asesmen lapangan dilaksanakan oleh tim asesor yang terdiri atas Bapak Rahmat Widia Sembiring, M.Sc.IT., Ph.D dan Ibu Dr. Yohana Dewi Lulu Widyasari, S.Si., M.T. Kehadiran kedua asesor disambut oleh jajaran pimpinan Poltek SSN sebelum memulai rangkaian kegiatan asesmen.
Kegiatan diawali dengan pembukaan resmi di Auditorium Poltek SSN yang dihadiri oleh Direktur Poltek SSN, beserta pejabat akademik dan pejabat struktural Poltek SSN, serta tim akreditasi dan sivitas akademika terkait. Dalam kesempatan tersebut, Direktur Poltek SSN menyampaikan komitmen institusi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, tata kelola, serta layanan akademik melalui budaya penjaminan mutu yang berkelanjutan.
Setelah pembukaan, tim asesor melakukan peninjauan terhadap berbagai fasilitas pendukung pembelajaran di lingkungan Poltek SSN, meliputi laboratorium, ruang kelas, perpustakaan, pusat penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, asrama mahasiswa, ruang makan, sarana ibadah, hingga laboratorium terpadu. Kunjungan ini bertujuan untuk memverifikasi kesesuaian antara dokumen akreditasi dengan kondisi nyata di lapangan sekaligus menilai kesiapan sarana dan prasarana dalam mendukung proses pendidikan.
Rangkaian asesmen juga mencakup pendalaman terhadap Laporan Evaluasi Diri (LED) dan Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) melalui pembahasan setiap kriteria akreditasi. Tim asesor melakukan verifikasi bukti dukung serta berdiskusi secara mendalam dengan pimpinan unit, pengelola program studi, dan tim penyusun dokumen untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai tata kelola, sumber daya, pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, serta luaran Program Studi Rekayasa Keamanan Siber.
Pada hari kedua, asesmen dilanjutkan dengan sesi wawancara bersama dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan mitra pengguna lulusan. Melalui sesi ini, asesor memperoleh informasi secara langsung mengenai pelaksanaan proses pembelajaran, kualitas layanan akademik, kompetensi lulusan, serta tingkat kepuasan para pemangku kepentingan terhadap penyelenggaraan pendidikan di Program Studi Rekayasa Keamanan Siber. Selanjutnya, tim asesor melaksanakan penelaahan akhir terhadap seluruh hasil verifikasi sebelum menyampaikan draf berita acara asesmen kepada pimpinan unit pengelola program studi. Kegiatan kemudian ditutup dengan penandatanganan berita acara, penyampaian umpan balik serta rekomendasi pembinaan dari tim asesor sebagai bahan perbaikan dan pengembangan Program Studi Rekayasa Keamanan Siber ke depan.
Pelaksanaan asesmen lapangan ini menjadi momentum penting bagi Poltek SSN untuk terus memperkuat budaya mutu dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi di bidang keamanan siber. Melalui proses akreditasi yang objektif dan komprehensif, Poltek SSN berkomitmen menghasilkan lulusan yang profesional, berintegritas, serta mampu menjawab tantangan perkembangan keamanan siber di tingkat nasional maupun global.




