Dies Natalis ke-52 Politeknik Siber dan Sandi Negara: Menguatkan Dedikasi, Meneguhkan Integritas, dan Menyongsong Masa Depan Siber Indonesia
Bogor – Suasana penuh semangat, kebersamaan, dan rasa syukur mewarnai peringatan Dies Natalis ke-52 Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) Republik Indonesia. Perayaan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum reflektif atas perjalanan panjang institusi dalam membangun kapasitas sumber daya manusia unggul di bidang keamanan siber dan persandian nasional. (13/02/2026)
Selama lebih dari lima dekade, Poltek SSN telah menunjukkan komitmennya sebagai institusi pendidikan kedinasan yang berperan strategis dalam menjaga keamanan informasi negara. Di usia ke-52 ini, Poltek SSN terus memperkokoh eksistensinya sebagai kawah candradimuka bagi generasi muda yang dipersiapkan menjadi garda terdepan dalam menghadapi dinamika ancaman siber yang semakin kompleks.
Peringatan Dies Natalis tahun ini diisi dengan beragam kegiatan yang membangun soliditas internal dan mempererat kebersamaan antarpegawai. Lomba Peraturan Baris Berbaris (PBB) menjadi simbol kedisiplinan, kekompakan, serta semangat korps yang senantiasa dijunjung tinggi. Sementara itu, kuis interaktif yang diselenggarakan turut menghadirkan suasana edukatif dan menyenangkan, sekaligus memperkuat wawasan kebangsaan dan pengetahuan kelembagaan.
Sebagai bentuk rasa syukur atas capaian dan kontribusi institusi, prosesi pemotongan tumpeng dilaksanakan dengan khidmat. Tradisi ini menjadi simbol harapan agar Poltek SSN senantiasa diberikan keberkahan, kemajuan, serta kekuatan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya bagi bangsa dan negara.
Momentum Dies Natalis ke-52 ini juga dirangkaikan dengan pembubaran Panitia ICOCICS yang telah menuntaskan tugasnya, sekaligus penunjukan Tim Kecil IC9CUCS 2027. Langkah tersebut mencerminkan kesinambungan program dan kesiapan Poltek SSN dalam menyongsong agenda strategis berikutnya, baik dalam lingkup akademik, riset, maupun kerja sama nasional dan internasional. Keberlanjutan ini menjadi bukti bahwa Poltek SSN terus bergerak maju dengan perencanaan yang matang dan visi jangka panjang yang kuat.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, terlebih menjelang Bulan Ramadhan. Nilai-nilai kebersamaan, solidaritas, dan pengabdian semakin terasa kuat, memperteguh komitmen seluruh pegawai untuk terus bekerja secara profesional dan berintegritas dalam menjaga keamanan siber serta kedaulatan digital Indonesia.
Dies Natalis ke-52 ini menjadi pengingat bahwa tantangan di bidang siber tidak pernah berhenti berkembang. Oleh karena itu, Poltek SSN diharapkan terus berinovasi dalam pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan riset dan teknologi. Dengan semangat transformasi dan kolaborasi, Poltek SSN optimistis dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi pertahanan dan keamanan informasi nasional.
Memasuki usia ke-52 tahun, Poltek SSN meneguhkan komitmennya untuk menjadi institusi pendidikan yang adaptif, responsif terhadap perubahan zaman, serta konsisten dalam melahirkan insan siber yang berkarakter, profesional, dan berintegritas tinggi.
Semoga Poltek SSN senantiasa menjadi pilar penting dalam menjaga keamanan digital Indonesia serta terus berprestasi demi kemajuan bangsa.
.
Poltek SSN Gelar Health Talk Mengenal Apendisitis
Menjaga kesehatan merupakan investasi utama dalam mendukung produktivitas kerja dan kelancaran pendidikan. Menyadari hal tersebut, Poltek SSN menggelar kegiatan sosialisasi kesehatan atau Health Talk bertajuk Mengenal Tanda dan Gejala Apendisitis (Usus Buntu) pada hari Jumat, 6 Februari 2026.
Acara yang berlangsung di lingkungan kampus Poltek SSN ini menghadirkan narasumber ahli dari Tim Dokter RS PENA 98. Sosialisasi ini diikuti dengan antusias oleh para Pegawai serta Taruna/i Poltek SSN yang ingin memperdalam wawasan mengenai gangguan pencernaan yang sering kali dianggap sepele namun berisiko fatal jika terlambat ditangani.
Dalam paparannya, Dr. Johanes Berechmans, Sp.B menjelaskan bahwa apendisitis atau radang usus buntu adalah kondisi darurat medis yang memerlukan tindakan cepat. Banyak orang sering keliru membedakan antara sakit perut biasa (maag atau masuk angin) dengan gejala usus buntu.
“Kunci utama penanganan usus buntu adalah deteksi dini. Semakin cepat dikenali, semakin kecil risiko terjadinya perforasi atau pecahnya usus buntu yang bisa membahayakan nyawa, ujar,” Dr. Johanes Berechmans, Sp.B.
Beberapa poin krusial yang dibahas dalam kegiatan Health Talk hari ini meliputi :
• Gejala Khas, Nyeri yang bermula di sekitar pusar kemudian berpindah ke perut kanan bawah.
• Tanda Penyerta, Demam ringan, mual, muntah, serta hilangnya nafsu makan. • Metode Pemeriksaan, Cara melakukan tes mandiri sederhana (seperti nyeri tekan) sebelum melakukan pemeriksaan medis lebih lanjut melalui USG atau cek laboratorium.
• Mitos vs Fakta, Penjelasan bahwa biji-bijian (seperti biji cabai atau jambu) bukanlah penyebab langsung, melainkan penyumbatan pada lumen apendiks.
Interaksi hangat terlihat saat sesi tanya jawab. Para Taruna aktif bertanya mengenai pengaruh pola makan instan terhadap risiko usus buntu, sementara para pegawai lebih banyak berkonsultasi mengenai langkah pertolongan pertama jika gejala muncul di malam hari.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh sivitas akademika Poltek SSN lebih mawas diri terhadap kesehatan tubuh dan tidak menunda untuk melakukan pemeriksaan ke Poliklinik atau fasilitas kesehatan terdekat jika merasakan gejala-gejala yang mencurigakan.
Taruna Poltek SSN Belajar dan Mengabdi Bersama Masyarakat Aceh Tamiang dalam Latsitardanus 2026
Kabupaten Aceh Tamiang menjadi ruang belajar yang berharga bagi taruna Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) yang mengikuti kegiatan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) ke-46 Tahun 2026. Tidak hanya berlatih kedisiplinan dan kepemimpinan, para taruna juga merasakan langsung makna kebersamaan dan pengabdian di tengah masyarakat.

Keikutsertaan taruna Poltek SSN dalam Latsitardanus 2026 merupakan bentuk komitmen dalam mendukung pembangunan nasional serta memperkuat jiwa kebangsaan, kedisiplinan, dan kepemimpinan. Pada kegiatan peninjauan Pimpinan institusi pendidikan yang tergabung dalam Latsitardanus 2026 di Kabupaten Aceh Tamiang pada tanggal 26-29 Januari 2026, turut dihadiri oleh Komandan Jenderal (Danjen) Akademi TNI, Rektor Unhan RI, Gubernur Akademi Angkatan dan Akademi Kepolisian, Direktur Pendidikan Akademi TNI, Kepala Biro Umum Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Kepala Bagian Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja Sama Poltek SSN, serta para pejabat TNI dan Polri wilayah Aceh Tamiang. Kegiatan ini merupakan wujud dukungan dan sinergi terhadap pelaksanaan Latsitardanus ke-46.


Bertempat di Yonif 111/Karma Bhakti, Kabupaten Aceh Tamiang, Danjen Akademi TNI, Letjen TNI Sidharta Wisnu Graha memberikan pengarahan kepada taruna dan kadet yang tergabung dalam Satgastar Latsitardanus ke-46. Dalam arahannya, Danjen Akademi TNI menegaskan bahwa kehadiran taruna dan kadet di Aceh Tamiang adalah untuk berbakti kepada bangsa dan negara dengan dilandasari niat tulus ikhlas dalam menolong masyarakat pasca bencana. “Niatmu kesini adalah melakukan kebaikan. Anda harus bisa menolong dan membantu mereka. Walaupun itu sedikit yang kita berikan kepada mereka, tapi itu menjadi kebahagiaan buat sebagian orang yang sudah kau bantu,” ujar Sidharta.


Pada rangkaian kegiatan peninjauan pelaksanaan kegiatan Latsitardanus ke-46 di Kab. Aceh Tamiang, turut hadir pula Wakil Panglima TNI didampingi Wakil Kepala Staf Angkatan dan Asisten Perencanaan Umum TNI. Kegiatan diawali dengan peninjauan lokasi akomodasi Satgastar Latsitardanus ke-46 di kompleks Yonif 111/KB. Peninjauan berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif. Wapang TNI berdialog langsung dengan perwakilan taruna dan kadet yang melaksanakan tugas jaga serambi. Wapang TNI memberikan perhatian khusus terhadap kesiapan personil dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat dan berinteraksi langsung dengan perwakilan kadet Unhan RI dan Poltek SSN untuk menggali informasi bidang studi dan kompetensi yang ditekuni. Rangkaian peninjauan akomodasi diakhiri dengan pengecekan fasilitas pendukung lainnya guna memastikan seluruh sarana pendukung Latasitardanus berada dalam kondisi layak dan aman dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas.

Selanjutnya, kegiatan peninjauan dilanjutkan ke beberapa lokus sasaran kegiatan pembersihan yang meliputi fasilitas umum, fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, dan meninjau sarana teknologi penyaringan air bersih milik Unhan RI guna membantu memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat terdampak bencana. Beberapa lokus sasaran kegiatan peninjauan antara lain: SDN 1 Rantau Pauh, SDN 1 Tualang Cut, SMA 1 Mayak Payed, MTs Al Ikhlas, Kantor Desa Alur Manis, Polindes Sriwijaya, dan Puskesmas Mayak Payed.


Selain melakukan kegiatan pembersihan dan perbaikan sasaran fisik, para taruna juga melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat sasaran nonfisik, seperti: memberikan trauma healing dan dukungan psikososial bagi korban bencana, pengelolaan dapur umum dan memberikan edukasi gizi bagi masyarakat.

Melalui Latsitardanus 2026, taruna Poltek SSN ditempa untuk menjadi pribadi yang tangguh, rendah hati, dan peka terhadap lingkungan sekitar. Pengalaman hidup bersama masyarakat Aceh Tamiang diharapkan menjadi bekal berharga bagi para taruna dalam menjalankan tugas sebagai calon aparatur negara yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Kegiatan ini pun menjadi bukti bahwa kehadiran taruna di tengah masyarakat mampu memberikan manfaat nyata, sekaligus mempererat ikatan antara generasi muda calon pemimpin bangsa dengan rakyat yang akan mereka layani.
Upacara Pembukaan dan Pemberangkatan Satgastar Latsitardanus XLVI Tahun 2026
Semarang — Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) A. Rachmad Wibowo dan Direktur Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) Arnoldus Triono menghadiri Upacara Pembukaan dan Pemberangkatan Satuan Tugas Taruna (Satgastar) Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) XLVI Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Dermaga Samudera II, Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jumat (17/1/2026).
Upacara dipimpin oleh Komandan Jenderal Akademi TNI, Letnan Jenderal TNI Sidharta Wisnu Graha. Kegiatan ini menandai secara resmi dimulainya rangkaian Latsitardanus XLVI Tahun 2026 sebagai wahana pembinaan dan penguatan integrasi antartaruna serta calon aparatur negara. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BAKK Poltek SSN, Gubernur Akademi Militer, serta para pejabat dan perwakilan instansi terkait.
Satgastar Latsitardanus XLVI Tahun 2026 terdiri atas taruna Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN), Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Angkatan Udara (AAU), Akademi Kepolisian (Akpol), serta Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI).
Keberangkatan peserta Latsitardanus ke-46 menuju Provinsi Aceh dilaksanakan menggunakan tiga Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) milik TNI Angkatan Laut, yaitu KRI Banda Aceh-593, KRI Dr. Radjiman Wedyodiningrat-992, dan KRI Teluk Calang-524. Para peserta yang diberangkatkan akan melengkapi kekuatan personel Satuan Tugas Taruna Latihan (Satgastar) yang telah lebih dahulu berada di wilayah tugas sejak 10 Januari 2026.
Pelaksanaan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara XLVI Tahun 2026 dipusatkan di Provinsi Aceh, tepatnya di Kabupaten Aceh Tamiang. Selain sebagai sarana pembinaan dan integrasi antartaruna, kegiatan ini juga diarahkan untuk mendukung percepatan pemulihan wilayah yang terdampak bencana banjir melalui berbagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan membentuk jiwa kepemimpinan, memperkuat semangat kebangsaan, serta meningkatkan kepedulian sosial para taruna dan peserta didik melalui pengabdian langsung kepada masyarakat.
Melalui Latsitardanus, diharapkan para peserta mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pendidikan, sekaligus menumbuhkan sinergi lintas matra dan lembaga sebagai bekal pengabdian kepada bangsa dan negara di masa mendatang.
Kepala BSSN Hadiri Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Latsitardanus XLVI Taruna Poltek SSN Tahun 2026
Bogor — Pada 15 Januari 2026, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Republik Indonesia, Letjen TNI Drs. Nugroho Sulistyo Budi, M.M., bersama Wakil Kepala BSSN, Komjen Pol. A. Rachmad Wibowo, S.I.K., dan beberapa pejabat tinggi pratama BSSN, melaksanakan kunjungan kerja ke Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) dalam rangka pemberian pengarahan kepada pegawai Poltek SSN dan menghadiri Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Latsitardanus XLVI Taruna Poltek SSN Tahun 2026.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kepala BSSN menerima paparan singkat dari Direktur Poltek SSN terkait persiapan Latsitarda XLVI, progres kerja sama KOICA, pembaruan revitalisasi jaringan Poltek SSN, serta pemeliharaan sarana dan prasarana kampus.
Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pelaksanaan Apel Khusus yang diikuti seluruh pegawai dan taruna Poltek SSN. Dalam amanatnya, Kepala BSSN menegaskan bahwa memasuki tahun 2026, penting untuk menjaga keberlanjutan program kerja yang progresif dan terukur. Capaian program kerja tahun 2025, khususnya dalam konsolidasi internal dan kolaborasi dengan pihak eksternal, dinilai telah memberikan dampak signifikan bagi BSSN dan Poltek SSN. Kepala BSSN juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras seluruh sivitas Poltek SSN sehingga berbagai capaian kinerja tahun 2025 dapat terealisasi dengan baik.
Setelah pelaksanaan Apel Khusus, dilanjutkan dengan Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Latsitarda XLVI yang dilaksanakan di Auditorium Soemarkidjo, Kampus Bumi Sanapati, Ciseeng, Bogor. Kepala BSSN didampingi Direktur Poltek SSN, beserta jajaran melakukan pengecekan terhadap kesiapan personel dan perlengkapan taruna yang akan megikuti kegiatan Latsitarda XLVI di Provinsi Aceh. Dalam sambutannya Kepala BSSN menekankan bahwa penugasan tersebut merupakan misi kemanusiaan di wilayah terdampak bencana, bukan sekadar formalitas akademik.
Latsitarda tahun ini difokuskan pada kegiatan fisik bakti sosial guna membantu pemulihan infrastruktur dan kondisi masyarakat pascabencana. Para taruna diharapkan melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan Latsitarda dengan penuh semangat, disiplin, dan partisipasi aktif. Selain itu, Kepala BSSN juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi integritas. Keikutsertaan Taruna Poltek SSN dalam Latsitardanus XLVI harus mencerminkan kecerdasan, kedisiplinan, dan karakter kuat berlandaskan etos sandi, serta menjaga nama baik almamater melalui sikap dan tindakan terbaik.
Poltek SSN Terima Kunjungan Udinus untuk Potensi Kerja Sama Akademik
Bogor, 27 November 2025 – Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) melaksanakan rapat pembahasan potensi kerja sama dengan Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) pada Kamis, 27 November 2025, bertempat di Poltek SSN, Ciseeng, Bogor.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) antara BSSN dan Udinus serta menjadi langkah awal dalam proses penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS).
Rapat dibuka oleh Direktur Poltek SSN, Laksamana Pertama TNI Ir. Arnoldus Triono, M.M., M.Tr. Opsla., CIQNR, yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pertemuan tersebut sekaligus menegaskan komitmen untuk memperkuat sinergi dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan penguatan ekosistem keamanan siber nasional. Agenda kemudian dilanjutkan dengan pemaparan profil Poltek SSN.
Wakil Rektor Bidang Akademik Udinus, Dr. Abdul Syukur, M.M., turut memaparkan profil institusi, termasuk capaian akademik, pengalaman kolaborasi dengan industri dan perguruan tinggi, serta kerja sama internasional yang telah berjalan.
Wakil Direktur I Poltek SSN memberikan penjelasan mengenai ruang lingkup kerja sama yang umum dilaksanakan, mencakup aspek Tri Dharma Perguruan Tinggi, pertukaran dosen dan pengajar tamu, pendampingan akademik, serta peluang kolaborasi dalam bidang keamanan siber.
Dalam diskusi, Udinus menyampaikan gambaran mengenai tantangan keamanan siber di wilayah Jawa Tengah dan membuka peluang pembentukan fasilitas pendukung literasi keamanan siber di lingkungan kampus. Udinus juga menyampaikan ketertarikan untuk menjajaki berbagai potensi kolaborasi akademik, termasuk publikasi ilmiah bersama Poltek SSN.
Melalui pertemuan ini, Poltek SSN dan Udinus menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat pengembangan sumber daya manusia, meningkatkan literasi keamanan siber, serta mendorong terbentuknya ekosistem keamanan siber nasional yang adaptif terhadap tantangan ke depan.
Pelaksanaan Studi Banding Poltek SSN dengan IPDN untuk Penguatan Sistem Pendidikan dan Pengasuhan Taruna
Rabu, 26 November 2025 – Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) telah melakukan kunjungan studi banding ke Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Tim Poltek SSN dipimpin oleh Direktur Poltek SSN, Bapak Ir. Arnoldus Triono, M.M., M.Tr. Opsla., CIQNR. Turut hadir Wakil Direktur III Kemahasiswaan, Kepala Prodi Rekayasa Kriptografi, tim Pengasuhan, tim Administrasi Akademik Kemahasiswaan, dan tim Sarana dan Prasarana. Lima taruna turut hadir sebagai perwakilan untuk berdiskusi langsung dengan praja IPDN.
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari rencana peningkatan mutu pendidikan, pengasuhan, dan organisasi taruna. Kegiatan dimulai dengan paparan profil lembaga yang menjelaskan sistem pendidikan dan pembinaan praja. Kegiatan berlanjut pada diskusi mengenai metode pembelajaran, layanan pendidikan, sistem peninjauan kurikulum, dan mekanisme penjaminan mutu yang diterapkan IPDN. Aspek-aspek ini menjadi perhatian Poltek SSN karena berkaitan langsung dengan transformasi kurikulum dan peningkatan layanan akademik.
Pada sesi berikutnya tim Poltek SSN membahas manajemen SDM pengasuh di IPDN. Topik yang dikaji mencakup proses seleksi pengasuh, pola pelatihan, pengembangan kompetensi, dan mekanisme evaluasi kinerja. Pembahasan mengenai pola pembinaan berlangsung cukup mendalam. Poltek SSN menelaah bagaimana IPDN mengintegrasikan pembinaan akademik, fisik, mental, spiritual, dan sosial. Perhatian juga diberikan pada implementasi kode etik praja, penegakan disiplin, dan mekanisme penyelesaian pelanggaran.
Para taruna Poltek SSN mengikuti sesi khusus bersama praja IPDN untuk mempelajari struktur organisasi praja. Mereka meninjau peran setiap jabatan, pola regenerasi kepemimpinan, batas otonomi organisasi, serta kontribusi praja dalam membangun budaya kepemimpinan dan tanggung jawab sosial. IPDN menjelaskan bagaimana organisasi praja menjadi sarana pembinaan kepemimpinan yang terstruktur.
Kegiatan ditutup dengan perumusan poin evaluasi yang akan menjadi masukan untuk penyempurnaan sistem Poltek SSN. Dari hasil studi banding ini akan diolah menjadi rekomendasi dalam empat bidang utama yaitu transformasi kurikulum dan layanan pendidikan, manajemen SDM pengasuh, pedoman pola pembinaan taruna, serta model tata kelola organisasi taruna. Langkah ini menjadi komitmen Poltek SSN untuk membangun ekosistem pendidikan yang lebih efektif, adaptif, dan selaras dengan kebutuhan ketahanan siber nasional.
Poltek SSN Lakukan Studi Banding Strategis ke PPI Curug untuk Penguatan Kurikulum dan Pengasuhan Taruna
Tangerang, 24 November 2025 – Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) melaksanakan studi banding strategis ke Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug pada Senin, 24 November 2025 sebagai bagian dari upaya penguatan transformasi kurikulum, layanan pendidikan, dan pengasuhan taruna. Kegiatan ini dipimpin oleh Wakil Direktur III Poltek SSN, Dr. Prasetyo Adi Wibowo Putro, S.Kom., M.T.I., dan diterima langsung oleh Direktur PPI Curug, Capt. Megi H. Helmiadi, beserta jajaran pimpinan.
Dalam sambutan pembuka, Direktur PPI Curug menyampaikan apresiasi atas inisiatif Poltek SSN untuk memperluas referensi tata kelola pendidikan dan pengasuhan taruna. Beliau berharap kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi dan pertukaran praktik terbaik antarlembaga. Sementara itu, Wadir III Poltek SSN menegaskan bahwa studi banding ini merupakan langkah konkret untuk memperkuat kualitas pembelajaran, meningkatkan efektivitas pengasuhan, serta mengakselerasi penyempurnaan kurikulum di Poltek SSN.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan fasilitas kampus, mulai dari ruang kelas dan laboratorium, area latihan fisik, hingga mess taruna. Peninjauan lapangan ini memberikan perspektif nyata mengenai implementasi standar pembelajaran dan pengasuhan di lingkungan PPI Curug.
Kegiatan dilanjutkan dengan presentasi profil PPI Curug sebagai pengenalan awal, kemudian masuk pada diskusi mengenai layanan pendidikan dan pengelolaan taruna. Dalam beberapa sesi yang berlangsung intensif, kedua lembaga membahas sejumlah aspek penting, mulai dari sistem pembelajaran dan metode instruksional, fasilitas belajar, hingga mekanisme penjaminan mutu.
Pembahasan kemudian berlanjut pada struktur dan organisasi Taruna, termasuk peran, fungsi jabatan, serta pola regenerasi kepemimpinan yang menjadi ciri khas PPI Curug sebagai institusi vokasi berstandar tinggi. Selain itu, Poltek SSN dan PPI Curug juga mendalami manajemen SDM Pengasuh, mulai dari proses rekrutmen, pelatihan, evaluasi kinerja, hingga strategi pengembangan kompetensi. Tidak hanya itu, kedua pihak turut bertukar pandangan mengenai pola pembinaan, disiplin, dan tata tertib Taruna, yang menjadi fondasi penting dalam pembentukan karakter dan etos profesional.
Seluruh rangkaian diskusi berlangsung hangat dan saling melengkapi, memberikan gambaran menyeluruh mengenai praktik terbaik yang dapat menjadi referensi dalam penguatan layanan pendidikan dan pengasuhan Taruna di Poltek SSN.
Melalui kegiatan ini, Poltek SSN memperoleh berbagai inspirasi dan referensi strategis yang akan dirumuskan dalam penyempurnaan sistem internal, khususnya pada aspek kurikulum, pengembangan SDM pengasuh, serta manajemen pembinaan taruna. Langkah ini menjadi komitmen Poltek SSN dalam membangun ekosistem pendidikan yang modern, unggul, dan adaptif terhadap kebutuhan dunia siber dan persandian di masa depan.
Poltek SSN Lakukan Studi Banding Strategis ke AAL untuk Akselerasi Mutu Pendidikan dan Pengasuhan
Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) terus memperkuat kualitas pendidikan dan pengasuhan taruna melalui studi banding ke Akademi Angkatan Laut (AAL) pada Kamis, 20 November 2025 di Krembangan, Surabaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis Poltek SSN dalam meningkatkan standar tata kelola pendidikan demi menghasilkan SDM siber dan sandi yang unggul.
Rombongan dipimpin oleh Direktur Poltek SSN, Laksamana Pertama TNI Ir. Arnoldus Triono, M.M., M.Tr.Opsla., CIQnR, bersama civitas akademika. Kehadiran Poltek SSN diterima secara resmi oleh Sekretaris Lembaga (Seklem) AAL, Laksma TNI Dr. Asep Iwa Soemantri, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., beserta jajaran AAL di ruang rapat kampus.
Dalam sambutannya, Seklem AAL menyampaikan apresiasi atas inisiatif Poltek SSN, serta berharap kunjungan ini menjadi ruang berbagi pengalaman dan model pembelajaran yang dapat dimanfaatkan Poltek SSN dalam pengembangan institusinya.
Sementara itu, Direktur Poltek SSN menegaskan bahwa studi banding ini bukan sekadar agenda kunjungan, namun langkah konkret Poltek SSN untuk menyerap praktik terbaik dari lembaga pendidikan militer yang telah terbukti unggul dalam pembinaan karakter dan tata kelola pendidikan.
“Studi banding ini harus menjadi peluang bagi Poltek SSN untuk mengambil hal-hal yang dapat kita terapkan demi peningkatan mutu pembelajaran dan akreditasi. Kami berterima kasih atas penerimaan yang sangat baik dari AAL,” ujar Laksda Triono.
Diskusi intensif kemudian dilakukan, membahas sejumlah aspek penting seperti sistem pembelajaran, layanan pendidikan, manajemen SDM pengasuh, hingga pola pengasuhan taruna yang diterapkan di AAL. Setiap poin dipetakan untuk melihat potensi penerapannya di Poltek SSN sebagai bagian dari akselerasi menuju institusi pendidikan vokasi berkelas dunia.
Selanjutnya rombongan Poltek SSN diajak berkeliling meninjau fasilitas kampus Akademi Angkatan Laut seperti: ruang makan Taruna AAL, Pusat Pelatihan dan Pengajaran serta Brid Simulator (Simulasi Kapal Laut) dan fasilitas lainnya.
Melalui studi banding ini, Poltek SSN berupaya memperkaya referensi dan benchmark guna memperkuat sistem internal, terutama pada aspek pembelajaran modern, pengasuhan karakter taruna, serta pengembangan layanan pendidikan yang responsif terhadap dinamika teknologi. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Poltek SSN dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif, unggul, dan relevan bagi tantangan keamanan siber dan persandian di masa depan.
Poltek Ssn Gelar Pengukuhan Pengurus Affiliasi Provinsi Jawa Barat Institut Karate-Do Indonesia (Inkai) Perisai Sanapati
Jumat, 14 November 2025 — Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) melaksanakan kegiatan Pengukuhan Pengurus Affiliasi Provinsi Jawa Barat Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Perisai Sanapati yang sebelumnya ranting. Kegiatan yang dibersamai dengan Ujian Kenaikan Tingkat ini digelar di Aula Soemarkidjo Kampus Bumi Sanapati Poltek SSN Bogor.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Letjen TNI (Purn) Drs. Nugroho Sulistyo Budi, M.M., M.Han dan pejabat tinggi BSSN serta Ketua Dewan Guru INKAI Shihan Abdul Kadir dan Ketua Umum PP INKAI Laksda TNI Dr. Ivan Yulivan, S.E., M.M., CHRMP., M.TR (HAN).
Dalam sambutannya, Kepala BSSN Nugroho menekankan pentingnya nilai-nilai dasar yang harus dimiliki oleh setiap karateka, terutama pelaksanaan Janji Karate yang sangat relevan dengan pembentukan karakter taruna Poltek SSN sebagai bekal tugas menjaga keamanan siber dan informasi negara di masa depan.
Dengan peningkatan status dari ranting menjadi Affiliasi di bawah INKAI Jawa Barat, serta pengukuhan pengurus INKAI Perisai Sanapati diharapkan dapat meningkatkan mutu pelatihan serta mampu membentuk taruna Poltek SSN menjadi karateka muda yang berprestasi dan berkarakter tangguh.













