Upacara Pembukaan dan Pemberangkatan Satgastar Latsitardanus XLVI Tahun 2026
Semarang — Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) A. Rachmad Wibowo dan Direktur Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) Arnoldus Triono menghadiri Upacara Pembukaan dan Pemberangkatan Satuan Tugas Taruna (Satgastar) Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) XLVI Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Dermaga Samudera II, Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jumat (17/1/2026).
Upacara dipimpin oleh Komandan Jenderal Akademi TNI, Letnan Jenderal TNI Sidharta Wisnu Graha. Kegiatan ini menandai secara resmi dimulainya rangkaian Latsitardanus XLVI Tahun 2026 sebagai wahana pembinaan dan penguatan integrasi antartaruna serta calon aparatur negara. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BAKK Poltek SSN, Gubernur Akademi Militer, serta para pejabat dan perwakilan instansi terkait.
Satgastar Latsitardanus XLVI Tahun 2026 terdiri atas taruna Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN), Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Angkatan Udara (AAU), Akademi Kepolisian (Akpol), serta Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI).
Keberangkatan peserta Latsitardanus ke-46 menuju Provinsi Aceh dilaksanakan menggunakan tiga Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) milik TNI Angkatan Laut, yaitu KRI Banda Aceh-593, KRI Dr. Radjiman Wedyodiningrat-992, dan KRI Teluk Calang-524. Para peserta yang diberangkatkan akan melengkapi kekuatan personel Satuan Tugas Taruna Latihan (Satgastar) yang telah lebih dahulu berada di wilayah tugas sejak 10 Januari 2026.
Pelaksanaan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara XLVI Tahun 2026 dipusatkan di Provinsi Aceh, tepatnya di Kabupaten Aceh Tamiang. Selain sebagai sarana pembinaan dan integrasi antartaruna, kegiatan ini juga diarahkan untuk mendukung percepatan pemulihan wilayah yang terdampak bencana banjir melalui berbagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan membentuk jiwa kepemimpinan, memperkuat semangat kebangsaan, serta meningkatkan kepedulian sosial para taruna dan peserta didik melalui pengabdian langsung kepada masyarakat.
Melalui Latsitardanus, diharapkan para peserta mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pendidikan, sekaligus menumbuhkan sinergi lintas matra dan lembaga sebagai bekal pengabdian kepada bangsa dan negara di masa mendatang.




