Poltek SSN Menggelar Kuliah Umum Cyber Security dan Demo Cyber Range bersama Thales

Bogor, 25 April 2022

Direktur Politeknik Siber dan Sandi Negara Marsma TNI Tjahjo Khurniawan membuka Kuliah Umum Cyber Security dan Demo Cyber Range bersama Thales. Thales adalah perusahaan multinasional Prancis yang mendesain dan membangun sistem cyber security dan menyediakan layanan untuk penerbangan, pertahanan, transportasi dan keamanan.

Kuliah umum ini dilaksanakan secara Daring dan Luring (Hybrid) dan diikuti oleh Taruna Poltek SSN, Pejabat Struktural dan Pejabat akademik Poltek SSN.

Dalam sambutannya, Direktur Poltek SSN menyampaikan urgensi kuliah umum ini bagi para Taruna Poltek SSN: “Kegiatan Kuliah Umum ini merupakan kegiatan yang ditujukan untuk taruna-taruni Politeknik Siber dan Sandi Negara sebagai sarana menambah ilmu keamanan siber dan teknologi. Seperti yang kita rasakan sekarang, bahwa perkembangan teknologi tidak dapat kita pandang sebelah mata. Teknologi sudah hadir dalam kehidupan sehari-hari baik dalam hal kecil maupun hal besar. Teknologi menawarkan kemudahan untuk manusia dalam mengelola sumber daya. Namun dibalik kemudahan itu, selalu ada masalah dan tantangan yang mengikuti. Oleh karena itu, Kegiatan Kuliah Umum ini hadir untuk mengedukasi taruna-taruni untuk lebih peduli terhadap keamanan siber serta menjadi wadah diskusi perkembangan teknologi saat ini”.

Usia sambutan Direktur Poltek SSN, acara dilanjutkan dengan sambutan Key Account Manager Defense & Security Thales Indonesia, Guillaume Albisson.

Albisson mengucapkan terima kasih kepada Direktur Poltek SSN atas kesempatan yang diberikan untuk Thales berbicara tentang Cyber Security di Kuliah Umum yang di hadiri oleh Taruna Poltek SSN. Albisson berharap Thales dapat membuka wawasan para peserta kuliah umum tentang informasi terbaru cyber security dan hal-hal yang dilakukan oleh Thales dalam riset and development pada sistem cyber security yang Thales kelola di berbagai negara.

Acara dilanjutkan dengan kuliah umum Cyber Security dan Demo Cyber Range yang dibawakan oleh Cybersecurity Solutions Technical Manager Thales: Christian Riesaputra.

Christian menjelaskan bagaimana alat komunikasi berbasis frekuensi radio sudah bisa diamankan dengan cara diacak sinyalnya dengan cara looping dan jumping dan disatukan kembali saat akan mencapai destinasi yang dituju. Christian memaparkan bagaimana Thales membuat alat komunikasi yang aman dan tidak mencolok dengan menanamkan smart card dan mendesainnya seperti handphone namun tetap aman dan tidak dapat disadap komunikasinya. Christian kemudian mendemokan alat tersebut dengan mempersilahkan Direktur Poltek SSN mencoba berkomunikasi dengan rekan christian menggunakan alat tersebut. Christian mengatakan “Alat alat cyber security yang Thales produksi dapat di custom sehingga BSSN atau Poltek SSN dapat mengembangkan algoritma sendiri untuk dipakai sesuai keperluannya” tutupnya.

Pos Terkait