Poltek SSN Menerbitkan Kerangka Kerja Pendidikan dan Pelatihan Bidang Keamanan Siber Indonesia (V.0).

Bogor, 26 Januari 2022

Meningkatnya penggunaan internet sebagai dampak pandemi Covid-19 mempengaruhi perubahan pola hidup masyarakat dalam beraktivitas secara daring baik dalam bidang pendidikan, dunia kerja, bisnis, maupun aktivitas lainnya, maka kejahatan di dunia siber menjadi ancaman serius sebagai imbas dari perubahan gaya hidup ini.

Menyikapi hal tersebut maka Poltek SSN, menerbitkan Kerangka Kerja Pendidikan dan Pelatihan Bidang Keamanan Siber Indonesia (V.0) yang diresmikan oleh Direktur Poltek SSN, Nunil Pantjawati, Rabu, 26 Januari 2022 di Bogor, Jawa Barat.

Dalam sambutannya Nunil berujar: “Syukur Alhamdulillah, civitas akademika Poltek SSN dapat menghasilkan karya yang dipersembahkan kepada masyarakat dan komunitas keamanan siber untuk turut mewujudkan terciptanya ruang siber yang aman dan terbangunnya budaya keamanan siber di Indonesia, yaitu “Kerangka Kerja Pendidikan dan Pelatihan Bidang Keamanan Siber Indonesia (V.0). Kerangka Kerja ini adalah living dokumen yang siap untuk dikembangkan, yang merupakan salah satu implementasi Tri darma perguruan tinggi, dimana Poltek SSN mengambil peran di sektor hulu dalam permasalahan kurangnya security awareness, dan mendorong pokok bahasan keamanan siber masuk dalam sistem pendidikan nasional”.

Kerangka kerja pendidikan pelatihan bidang keamanan siber ini menyediakan panduan bagi setiap elemen Quad Helix yang terdiri dari pemerintah, swasta/industri, akademisi dan masyarakat melalui komunitas untuk melaksanakan kegiatan Pendidikan, pelatihan dan literasi kesadaran keamanan siber demi terwujudnya ruang siber yang aman melalui pembudayaan.

Kerangka kerja ini disajikan dalam dua bentuk yaitu level 0 dan level 1. Kerangka kerja Level 0 merupakan kerangka kerja pendidikan pelatihan dan kesadaran keamanan siber nasional yang bersifat general sedangkan kerangka kerja level 1 merupakan turunan kerangka kerja level 0 berdasarkan ruang lingkup/strategi yang ingin dicapai. Kerangka Kerja Pendidikan Pelatihan dan Kesadaran Keamanan Siber Level 0 seperti pada gambar berikut ini:

“Semoga Kerangka Kerja Pendidikan dan Pelatihan Bidang Keamanan Siber Indonesia (V.0) ini memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada semua pihak, khususnya bagi peningkatan kinerja BSSN”, tutup Nunil.

Pos Terkait