Novrizal, Taruna Poltek SSN Mengembangkan Lie Detector dengan nama Pluto Polygraph.

Halo Sobat Poltek SSN.

Pada hari Rabu, 25 Mei 2022 telah dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara BSSN dengan 15 Pemerintah Daerah Kabupaten/ kota. Turut hadir menyaksikan acara tersebut, Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum Poltek SSN, Setiyo Cahyono S.Kom., M.T. Setiyo juga ikut mendampingi Taruna Poltek SSN yang bertugas pada acara itu.

Taruna Poltek SSN berpose dengan Wakil Direktur dan Pamong Poltek SSN sebelum bertugas.

Nampak stand Poltek SSN ramai dikunjungi tamu VIP. Diantaranya Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo. Bupati Gorontalo sedang mencoba aplikasi pendeteksi kebohongan yang dibuat oleh Taruna Tingkat 4 Poltek SSN, M.Novrizal Ghiffari. Oleh Novrizal, aplikasi ini diberi nama Pluto Polygraph atau Perangkat Lunak Kripto. Sedangkan Polygraph merupakan nama lain dari lie detector atau pendeteksi kebohongan. Aplikasi ini dibuat sebagai tugas akhir Novrizal sebagai syarat kelulusan kuliah di Poltek SSN.

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo sedang menyimak Pluto Polygraph, aplikasi lie detector buatan Novrizal, Taruna tingkat 4 Poltek SSN.

Pluto Polygraph itu merupakan proyek lie detector Novrizal yang dikerjakan selama tugas akhir dan melokus di salah satu instansi pusat. Metode yang digunakan yaitu deep learning, dimana merupakan subbidang machine learning yang algoritmanya terinspirasi dari struktur otak manusia. Struktur tersebut dinamakan Artificial Neural Networks atau disingkat ANN.

Tahapannya yaitu melakukan pengambilan sampel dari taruna melalui proses interview, kemudian dari data yang dikumpulkan, Novrizal melatih model deep learning dengan arsitektur LSTM dari RNN. Hasil modelnya Novrizal implementasikan melalui platform web dengan framework flask python. Namun sejauh ini masih proses pengembangan, dan akurasi yang Novrizal dapatkan terakhir adalah 0.73 persen.

Untuk alat yang dipakai dikepala itu namanya EEG headset, dengan brand neurosky mindwave headset. Ada banyak alternatif alat, seperti EEG di medis. Namun karena ini keperluan riset, untuk itu menggunakan produk yang open source.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Probolinggo, Yulius Cristian sedang mencoba aplikasi Pluto Polygraph menggunakan EEG headset.

Dari alat neurosky mindwave itu, data gelombang otak manusia diambil dan dijadikan parameter atau features dalam membentuk model lie detector. Terdapat gelombang alpha, beta, gamma, theta, delta, dan beberapa parameter tambahan seperti attention dan meditation, dimana attention menunjukan tingkat kepanikan dan meditation menunjukkan sebaliknya yaitu tingkat ketenangan.

Ada banyak penggunaan EEG pada dunia science dan tech namun dalam hal ini Novrizal berfokus ke lie detector untuk mengembangkan yang sudah ada di instansi pusat. Novrizal membuat aplikasinya berbasis web untuk implementasi modelnya.

Semoga sukses dengan tugas akhirmu, Novrizal.

Pos Terkait